WARTADETIK.COM.SUMENEP – Suasana berbeda terlihat di Yayasan Pondok Pesantren Al-Islamiyah, Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Rabu (8/7/2026). Ratusan santri yang mengikuti Perkemahan dan Haflatul Imtihan tidak hanya mendapat pengalaman belajar di alam terbuka, tetapi juga pembekalan langsung dari Komandan Batalyon Infanteri TP 931/KJ, Mayor Inf Aditya Danang.

Kehadiran Danyonif TP 931/KJ bersama jajaran personelnya menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan santri. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menanamkan nilai kepemimpinan, semangat kebangsaan, disiplin, dan cinta tanah air kepada generasi muda.

Mayor Inf Aditya Danang menegaskan bahwa kunjungannya bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan berbasis pesantren.

“Kehadiran kami di sini bukan sekadar menghadiri acara, melainkan mempererat ikatan persaudaraan antara institusi pertahanan dengan masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan pesantren,” ujar Mayor Inf Aditya Danang.

Sejak pagi, para santri mengikuti berbagai kegiatan yang dikemas secara edukatif. Selain mendapatkan materi tentang kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan bela negara, mereka juga diajak mengikuti latihan baris-berbaris serta permainan outbound yang mengasah kekompakan, tanggung jawab, dan kerja sama.

Menurut Mayor Aditya, pembentukan karakter generasi muda harus dimulai sejak dini agar lahir pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab terhadap bangsa.

“Materi kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan bela negara kami berikan agar para santri memahami pentingnya mencintai Indonesia serta memiliki karakter disiplin sebagai bekal menghadapi masa depan,” ujar dia menambahkan.

Antusiasme para peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Interaksi hangat antara personel TNI dan para santri menciptakan suasana yang akrab sekaligus memberikan pengalaman baru bagi para peserta perkemahan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, Danyonif TP 931/KJ juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada peserta kemah. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan pendidikan sekaligus memperkuat hubungan baik antara TNI dan masyarakat.

Menutup rangkaian kegiatan, Mayor Inf Aditya Danang berharap semangat kebersamaan yang terbangun di lingkungan pesantren terus terjaga dan mampu melahirkan generasi yang berintegritas, disiplin, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.

“Disiplin, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama adalah bekal penting bagi generasi muda. Kami berharap sinergi yang baik dengan masyarakat dan pesantren terus terjalin demi kemajuan daerah dan bangsa,” tutup Mayor Inf Aditya Danang.

Seluruh rangkaian Perkemahan dan Haflatul Imtihan di Pondok Pesantren Al-Islamiyah, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan lembaga pendidikan mampu memperkuat pembinaan karakter generasi muda menuju Indonesia yang semakin tangguh.