WARTADETIK.COM.SUMENEP – Yayasan Darul Ulum, Desa Batuputih Kenek, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menggelar Haflatul Imtihan sekaligus pengajian umum sebagai penanda berakhirnya tahun pendidikan 2025/2026. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 98 siswa dan siswi dari jenjang RA, TK, MTs, MA, hingga SMK resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan mereka.
Acara yang berlangsung di lingkungan Yayasan Darul Ulum itu dihadiri unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Batuputih, Pemerintah Desa Batuputih Kenek, komite sekolah, wali murid, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Ketua Yayasan Darul Ulum, KH Ahmad Zuwaidi Basyir, S.Pd., mengatakan keberhasilan lembaga pendidikan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang selama ini ikut mengawal proses pendidikan di lingkungan yayasan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Forpimka Batuputih, Pemerintah Desa Batuputih Kenek, komite sekolah, wali murid, dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada Yayasan Darul Ulum. Dukungan ini menjadi energi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter peserta didik,” kata Ahmad Zuwaidi dalam sambutannya.
Menurut dia, pelepasan siswa bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menyiapkan generasi muda yang mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan berkontribusi bagi masyarakat.
Ia berharap para lulusan tetap menjaga nama baik lembaga serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal dalam menghadapi tantangan masa depan.
Sementara itu, Camat Batuputih yang diwakili Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Batuputih, Kamarudin, S.Sos, menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan masa belajar mereka di Yayasan Darul Ulum.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh siswa dan siswi yang hari ini dinyatakan lulus dan dilepas oleh yayasan. Semoga capaian ini menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Sekcam, para lulusan memiliki peran strategis sebagai generasi penerus yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan, khususnya di Kecamatan Batuputih dan Kabupaten Sumenep.
“Kalian adalah generasi yang akan melanjutkan estafet pembangunan. Teruslah belajar, jaga akhlak, hormati guru, serta pertahankan tata krama dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Guru bukan hanya pendidik, tetapi juga orang tua selama kalian berada di lingkungan sekolah,” kata Kamarudin.
Rangkaian Haflatul Imtihan Darul Ulum Batuputih Kenek juga diisi dengan pengajian umum yang menghadirkan penceramah KH Istiqom Idris dari Kabupaten Pamekasan.
Dalam tausiyahnya, KH Istiqom Idris menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter dan masa depan anak. Menurut dia, pendidikan pertama dan utama berasal dari lingkungan keluarga.
“Tanggung jawab orang tua kepada anak tidak hanya memenuhi kebutuhan hidupnya, tetapi juga memberikan nama yang baik, menjaga dan membimbing mereka, serta membekali anak dengan ilmu pengetahuan dan pendidikan agama yang baik,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kualitas akhlak dan karakter yang dimiliki setiap anak.
Selain prosesi pelepasan siswa dan pengajian umum, panitia juga menggelar kegiatan sosial berupa penyerahan santunan kepada 10 anak yatim.
Santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Kecamatan Batuputih sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi nilai-nilai keagamaan yang selama ini ditanamkan di lingkungan Yayasan Darul Ulum.







