WARTADETIK.COM.SUMENEP – Kehadiran prajurit TNI tak selalu identik dengan barisan bersenjata atau tugas menjaga kedaulatan negara. Di Desa Parsanga, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Selasa (28/7/2026), prajurit Yonif TP 931/KJ justru datang membawa pelayanan kesehatan gratis dan bantuan beras untuk masyarakat.
Sejak pagi, warga memadati lokasi bakti sosial yang digelar Yonif TP 931/KJ. Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan, mendapatkan konsultasi medis, menerima edukasi mengenai pola hidup sehat, hingga membawa pulang beras hasil panen program ketahanan pangan yang dikelola satuan.
Suasana hangat langsung terasa. Prajurit dan warga berbaur tanpa sekat, memperlihatkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Seluruh kegiatan didukung personel Kompi Medis, Staf Intelijen, Provos, dan Penerangan Yonif TP 931/KJ. Ambulans, kendaraan operasional, serta perlengkapan medis disiagakan agar pelayanan berlangsung cepat, aman, dan tepat sasaran.
Komandan Yonif TP 931/KJ, Mayor Inf Aditya Danang, menegaskan bahwa pengabdian seorang prajurit tidak berhenti pada tugas mempertahankan negara, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami ingin kehadiran prajurit benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Bakti sosial ini adalah bentuk kepedulian sekaligus pengabdian Yonif TP 931/KJ kepada warga,” ujar Mayor Inf Aditya Danang.
Menurutnya, kesehatan masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun ketahanan wilayah. Karena itu, TNI terus berupaya hadir melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami tidak hanya hadir saat negara membutuhkan pengamanan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan pelayanan dan perhatian di bidang kesehatan,” katanya.
Tak hanya menghadirkan layanan kesehatan, Yonif TP 931/KJ juga membagikan beras hasil panen program ketahanan pangan yang selama ini dikembangkan oleh para prajurit.
Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan TNI memberikan manfaat yang nyata.
“Beras yang kami bagikan merupakan hasil kerja keras prajurit dalam program ketahanan pangan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga dan membawa manfaat,” ungkap Mayor Aditya.
Ia memastikan kegiatan sosial serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen satuan dalam memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat. Kedekatan antara TNI dan rakyat merupakan kekuatan yang harus terus dijaga dan diperkuat,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama antara prajurit dan masyarakat. Momen sederhana itu menjadi simbol bahwa kekuatan pertahanan negara tidak hanya dibangun melalui kesiapan prajurit, tetapi juga melalui kepercayaan, kepedulian, dan kebersamaan yang terus tumbuh bersama rakyat.
Melalui bakti sosial kesehatan dan pembagian beras di Kabupaten Sumenep, Yonif TP 931/KJ kembali menunjukkan bahwa kehadiran TNI bukan hanya menjaga batas wilayah, melainkan juga menjaga harapan masyarakat melalui aksi kemanusiaan yang nyata.







