WARTADETIK.COM.SUMENEP – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep melalui Bidang P3EPD terus mengoptimalkan pemeriksaan terhadap wajib Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT). Memasuki hari ketiga pelaksanaan, tim berhasil merealisasikan target pemeriksaan sesuai rencana yang telah disusun.

Pada hari ketiga, sedikitnya lima objek pajak (OP) menjadi sasaran pemeriksaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bapenda Sumenep untuk memastikan kepatuhan wajib pajak sekaligus menggali potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bapenda Kabupaten Sumenep melalui Kabid P3EPD, Suhermanto, SE., ME, mengatakan seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan bersama tim di lapangan.

“Memasuki hari ketiga, seluruh kegiatan pemeriksaan berlangsung sesuai target yang telah kami rencanakan. Hari ini ada lima objek pajak yang menjadi sasaran pemeriksaan oleh tim,” kata Suhermanto di sela-sela kegiatan, Jum’at (10/07/2026)

Menurutnya, pemeriksaan tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan administrasi, tetapi juga memastikan pelaksanaan kewajiban perpajakan daerah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk pembinaan sekaligus pengawasan agar kepatuhan wajib pajak semakin meningkat. Kami ingin memastikan setiap potensi pajak daerah dapat terdata dan dikelola secara optimal,” ujarnya.

Suhermanto menambahkan, Bapenda Sumenep akan terus melaksanakan pemeriksaan secara bertahap terhadap objek-objek pajak lainnya sesuai jadwal yang telah disusun.

“Kami berharap seluruh wajib pajak dapat bersikap kooperatif. Sinergi antara pemerintah daerah dan pelakuKepada menjadi kunci dalam meningkatkan penerimaan daerah yang nantinya akan kembali untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Suhermanto.

Pemeriksaan yang dilakukan Bidang P3EPD Bapenda Sumenep merupakan bagian dari strategi penguatan pengawasan pajak daerah sekaligus memastikan optimalisasi penerimaan daerah melalui kepatuhan wajib Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).