WARTADETIK.COM.SUMENEP – Semangat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menggema di Markas Yonif TP 931/KJ, Selasa (16/6/2026). Momentum pergantian tahun Hijriah itu dimanfaatkan seluruh prajurit untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas pengabdian, serta meneguhkan komitmen menjaga kedaulatan bangsa.

Kegiatan peringatan Tahun Baru Islam yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Yonif TP 931/KJ Mayor Inf Aditya Danang Putranto, S.ST.Han., M.IP, serta diikuti Wadanyon, para Perwira Staf, para Komandan Kompi, dan seluruh personel Yonif TP 931/KJ.

Hadir sebagai penceramah utama, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Sumenep KH Ahmad Halimy, SE., M.Pd.I, yang menyampaikan tausiyah bertema “Jadikan Semangat Muharram untuk Perubahan yang Lebih Baik Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat.”

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sertu Nanang Saiful Anwar, dilanjutkan sambutan Danyonif TP 931/KJ, tausiyah keagamaan, doa bersama, hingga penutupan.

Dalam sambutannya, Mayor Inf Aditya Danang Putranto mengatakan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi diri dan memperkuat karakter sebagai prajurit TNI yang profesional.

“Tahun Baru Islam mengajarkan makna hijrah yang sesungguhnya, yakni keberanian untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih disiplin, lebih bertanggung jawab, dan lebih bermanfaat bagi bangsa serta negara,” kata Mayor Inf Aditya Danang Putranto.

Menurutnya, semangat hijrah harus diterjemahkan dalam tindakan nyata di lingkungan satuan, mulai dari peningkatan kualitas kerja, loyalitas terhadap tugas, hingga memperkuat soliditas antaranggota.

“Setiap prajurit harus memiliki tekad untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Prajurit yang hebat bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki akhlak, integritas, dan semangat pengabdian yang tinggi,” tegasnya.

Mayor Aditya menilai nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan prajurit modern yang dituntut adaptif menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Hijrah mengajarkan keberanian menghadapi perubahan. Karena itu saya mengajak seluruh anggota Yonif TP 931/KJ untuk menjadikan momentum Muharram sebagai titik awal memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada rakyat,” ujar Mayor Inf Aditya Danang.

Lebih jauh, Danyonif TP 931/KJ menegaskan bahwa kekuatan pertahanan bangsa tidak hanya dibangun melalui kemampuan militer, tetapi juga melalui kualitas sumber daya manusia yang berkarakter dan berlandaskan nilai spiritual yang kuat.

“Indonesia yang maju dan berdaulat membutuhkan generasi yang berintegritas, disiplin, dan memiliki semangat persatuan. Nilai-nilai itulah yang harus terus kita jaga dan tanamkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH Ahmad Halimy mengajak seluruh prajurit menjadikan Muharram sebagai momentum memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa makna hijrah bukan hanya perpindahan secara fisik, melainkan perubahan sikap, pola pikir, dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik. Menurutnya, bangsa yang besar lahir dari individu-individu yang senantiasa berupaya memperbaiki diri dan menjaga persatuan.

Suasana penuh kekhusyukan tampak mewarnai jalannya kegiatan. Para prajurit mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias dan khidmat, mencerminkan kuatnya nilai religius yang terus ditanamkan di lingkungan Yonif TP 931/KJ.

Kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tersebut berakhir pada pukul 10.45 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Momentum ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkokoh keimanan, dan menguatkan pengabdian kepada bangsa dan negara.