WARTADETIK.COM.SUMENEP – Di tengah tantangan sektor pertanian yang semakin kompleks, dukungan terhadap para petani menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun dimanfaatkan Polres Sumenep untuk menghadirkan aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di akar rumput.
Melalui program bakti sosial, Polres Sumenep menyalurkan bantuan sarana pertanian berupa alat semprot elektrik (sprayer) berkapasitas 16 liter kepada sejumlah kelompok tani di Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Bantuan tersebut diberikan kepada Kelompok Tani Sekar Harum, Kelompok Tani Sangsana, dan Kelompok Tani Damai Sejahtera sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian sekaligus penguatan ketahanan pangan daerah.
Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto.
Kehadiran jajaran kepolisian di tengah para petani menjadi simbol bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut mengambil peran dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, SIK mengatakan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting bagi Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung.
“Hari Bhayangkara bukan hanya perayaan institusi, tetapi juga momentum pengabdian. Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk para petani yang memiliki peran sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas kerja pertanian dan berdampak pada peningkatan hasil produksi,” kata Kapolres AKBP Anang Hardiyanto, SIK.
Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama perekonomian masyarakat Kabupaten Sumenep. Karena itu, dukungan terhadap para petani menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung program pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, AKBP Anang menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petani semata, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen bangsa, termasuk institusi kepolisian.
“Petani adalah garda terdepan ketahanan pangan. Ketika produktivitas mereka meningkat, maka kesejahteraan masyarakat juga akan ikut tumbuh. Kami berharap bantuan ini menjadi penyemangat bagi kelompok tani untuk terus berinovasi dan mengembangkan sektor pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.
Bantuan sarana pertanian tersebut mendapat sambutan hangat dari para penerima manfaat. Selain dapat mempercepat proses penyemprotan tanaman, penggunaan sprayer elektrik juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi tenaga dan waktu kerja petani di lapangan.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Polres Sumenep untuk terus membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat melalui berbagai program sosial, pemberdayaan ekonomi, dan dukungan terhadap sektor-sektor strategis daerah.
Dengan mengusung semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Hari Bhayangkara ke-80 menjadi bukti bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui langkah-langkah konkret yang mampu mendorong kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep.







