WARTADETIK.COM.SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., menggelar kunjungan kerja maraton selama tiga hari berturut-turut di wilayah Kepulauan Sapeken, terhitung sejak 27 hingga 30 Juni 2026. Langkah taktis ini diambil pemerintah daerah guna merespons cepat keluhan krusial warga mulai dari sektor energi, fasilitas kesehatan, hingga infrastruktur pendidikan.

Pada hari pertama, Wabup bersama Plt. Camat Sapeken dan Kepala Desa Sapanjang meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sapanjang yang mati total sejak 26 Juni lalu akibat kerusakan mesin utama. Menanggapi laporan bahwa tim teknisi dari Sumenep baru akan tiba pada Selasa (30/6/2026), orang nomor dua di Kabupaten Sumenep ini langsung mengambil langkah strategis.

“Insya Allah dalam waktu dekat saya selaku Wakil Bupati akan segera melakukan koordinasi intensif dengan Manager PLN, agar gangguan mesin ini cepat teratasi dan masyarakat Sapanjang dapat kembali merasakan kenikmatan aliran listrik secara normal,” ujar Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., di sela kunjungan ke mesin PLTD Sapanjang.

Masih di lokasi yang sama, rombongan Pemkab Sumenep melanjutkan peninjauan ke Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) Sapanjang. Mengingat kepadatan penduduk di desa tersebut yang kini telah menembus angka 4.200 jiwa, kebutuhan akan fasilitas layanan darurat dinilai sangat mendesak demi mempercepat mobilisasi pasien ke fasilitas kesehatan rujukan.

Mendengar permohonan pengadaan armada roda empat dari Kepala Pustu setempat, KH. Imam Hasyim memastikan aspirasi tersebut menjadi catatan prioritas pemerintah. Faktor keselamatan dan aksesibilitas pelayanan medis bagi ribuan warga kepulauan harus menjadi hal utama yang tidak boleh ditunda-tunda.

“Melihat fakta di lapangan bahwa penduduk Desa Sapanjang ini sangat padat mencapai 4.200 jiwa, maka permohonan dari Kepala Pustu terkait pengadaan mobil ambulance darat ini menjadi prioritas yang akan kami kaji secara serius demi keselamatan warga,” ujar dia.

Memasuki hari kedua kunjungan, rombongan Wakil Bupati yang kini diperkuat oleh Wakil Ketua DPRD Sumenep, H. Dulsiam, bergeser ke Pulau Sapangkor Kecil. Agenda utamanya adalah memantau langsung proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang baru saja rampung dibangun dan dioperasikan untuk memfasilitasi kebutuhan energi warga setempat.

Infrastruktur berbasis energi terbarukan ramah lingkungan ini langsung disambut antusias oleh masyarakat, karena mampu mengakhiri keterbatasan listrik yang selama bertahun-tahun menjadi kendala utama di wilayah tersebut. Kehadiran PLTS ini diharapkan mampu mendongkrak roda perekonomian lokal.

​”Alhamdulillah, kami bersyukur saat ini fasilitas PLTS di Sapangkor Kecil yang baru saja dioperasikan sudah dapat dinikmati secara penuh selama 24 jam oleh masyarakat, dan ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam pemerataan energi,” tutur Wabup KH. Imam Hasyim, S.H., M.H.

Sebagai penutup rangkaian kunker, Wabup didampingi Kepala Desa Sapuntan meninjau bangunan SDN Sapuntan 3 yang rusak parah pasca-diterjang bencana angin puting beliung. Pemerintah daerah bergerak cepat memastikan bahwa hak pendidikan bagi anak-anak di wilayah kepulauan tetap terpenuhi dengan aman melalui rekonstruksi bangunan.

​Proses pembangunan ruang kelas baru ini dipastikan berjalan lancar tanpa kendala administratif lahan, lantaran akan didirikan di atas tanah hibah yang diberikan langsung oleh Kades Sapuntan. Pemkab Sumenep telah mengalokasikan anggaran khusus demi mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan tersebut.

“Terkait kerusakan di SDN Sapuntan 3 Desa Sapuntan dikarenakan bencana puting beliung, insya Allah tahun ini juga pemerintah akan membangun 6 lokal ruang kelas baru di atas tanah hibah dari Kades Sapuntan, dengan bantuan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus atau DAK,” pungkasnya.