Deli Serdang, Selasa, 7 juli 2026. – https://www.wartadetik.com. Munculnya buih putih yang memenuhi aliran Sungai Bagan Percut hingga ke kawasan pesisir laut memicu keresahan masyarakat. Fenomena yang diduga berkaitan dengan limbah industri itu dinilai sebagai alarm keras atas lemahnya pengawasan lingkungan di Kabupaten Deli Serdang.
Warga Desa Percut, Amran, mengungkapkan bahwa buih putih tersebut muncul sejak pagi hari, menyelimuti permukaan sungai, serta mengeluarkan bau menyengat yang diduga berasal dari limbah kimia. Kondisi itu membuat masyarakat, khususnya para nelayan, khawatir terhadap keselamatan ekosistem sungai dan aktivitas mata pencaharian mereka.
“Kami meminta pihak yang berwenang segera turun ke lapangan. Jangan sampai dugaan pencemaran ini dibiarkan berlarut-larut. Jika benar berasal dari limbah industri, maka harus ada tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Amran.
Masyarakat mempertanyakan keseriusan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Deli Serdang dalam menjalankan fungsi pengawasan. Warga menilai, apabila dugaan pencemaran benar terjadi, maka pengawasan terhadap aktivitas pembuangan limbah perlu dievaluasi secara menyeluruh.
Buih putih yang membentang sepanjang aliran Sungai Bagan Percut hingga ke kawasan pantai bukan hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan rusaknya habitat ikan, biota air, dan lingkungan sekitar. Nelayan mengaku waswas melintasi sungai karena permukaan air dipenuhi gumpalan buih yang tidak biasa.
Masyarakat mendesak Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang beserta seluruh jajarannya agar tidak hanya menunggu laporan, tetapi segera melakukan inspeksi lapangan, mengambil sampel air untuk diuji di laboratorium, mengumumkan hasil pemeriksaan kepada publik secara transparan, dan apabila ditemukan pelanggaran, menindak pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum.
Warga menegaskan bahwa perlindungan lingkungan hidup merupakan kewajiban pemerintah. Karena itu, mereka berharap DLH tidak bersikap pasif terhadap setiap dugaan pencemaran yang dapat mengancam kesehatan masyarakat dan kelestarian Sungai Percut.
Hingga berita ini ditulis, masyarakat masih menunggu langkah konkret dan penjelasan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang terkait penyebab munculnya buih putih tersebut serta upaya penanganan yang akan dilakukan. Media ini juga membuka ruang hak jawab bagi DLH maupun pihak-pihak yang disebut untuk memberikan klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.
Penulis : Romson nainggolan,Amd.







