DELI SERDANG, Kamis,24 September 2026. -Wartdetik.com – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan gigi. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kolaborasi dengan perguruan tinggi dan berbagai pihak yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan.
Hal itu terlihat saat Bupati Deli Serdang bersama istri selaku Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang menerima audiensi Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (FKG USU) beserta jajaran.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dengan FKG USU, terutama dalam mendukung peningkatan pelayanan serta kesehatan gigi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Deli Serdang.
Dalam pertemuan itu, dibahas pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Pemerintah dinilai tidak dapat berjalan sendiri dalam melaksanakan berbagai program pembangunan, sehingga dukungan dari kalangan akademisi sangat dibutuhkan agar program yang dilaksanakan memiliki landasan ilmiah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi tersebut juga membuka peluang pengembangan desa binaan, terutama di wilayah yang masih menghadapi persoalan kesehatan gigi dan membutuhkan perhatian lebih.
Dengan dukungan tenaga akademik dan profesional dari FKG USU serta fasilitas mobile dental clinic yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, pelayanan kesehatan gigi diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih dekat.
Keberadaan layanan bergerak tersebut dapat menjadi sarana untuk memberikan intervensi pelayanan kesehatan gigi secara langsung kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang akses terhadap pelayanan kesehatan gigi masih perlu diperkuat.
Selain pelayanan, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan penelitian berbasis bukti. Hasil penelitian diharapkan tidak hanya berhenti di lingkungan akademik, tetapi dapat diterapkan menjadi praktik baik yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Salah satu potensi yang turut mendapat perhatian adalah pemanfaatan pangan lokal, termasuk udang rebon, yang diketahui memiliki kandungan kalsium. Potensi pangan lokal tersebut dapat dikaji lebih lanjut sehingga tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga dapat mendukung edukasi masyarakat mengenai pola konsumsi pangan yang berkaitan dengan kesehatan.
Pengembangan desa binaan melalui pendekatan kesehatan gigi juga dapat dilakukan secara terpadu. Edukasi mengenai kebersihan dan kesehatan gigi, pemeriksaan berkala, pencegahan penyakit gigi dan mulut, hingga peningkatan kesadaran masyarakat sejak usia anak-anak dapat menjadi bagian dari program yang dikembangkan bersama.
Kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi juga diharapkan dapat menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Dengan demikian, berbagai hasil kajian dan penelitian dapat diterjemahkan menjadi program yang lebih aplikatif dan mudah diterima masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyatakan akan terus mendorong kerja sama yang telah terjalin dengan USU agar semakin aplikatif di tengah masyarakat. Semakin kuat kolaborasi yang dibangun, diharapkan semakin banyak pula tenaga terampil dan kegiatan pelayanan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui sinergi pemerintah daerah, TP PKK, FKG USU, tenaga kesehatan, akademisi dan masyarakat, peningkatan kesehatan gigi di Kabupaten Deli Serdang diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah, berbasis ilmu pengetahuan, serta menyentuh masyarakat hingga ke tingkat desa.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan tidak hanya berorientasi pada pelayanan ketika masyarakat sudah mengalami masalah kesehatan, tetapi juga menitikberatkan pada pencegahan, edukasi, penelitian dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Romson nainggolan,Amd.







