WARTADETIK.COM.SUMENEP – Semangat menyambut tahun ajaran baru 2026/2027 begitu terasa di halaman SMAN 1 Ambunten, Kabupaten Sumenep, Senin (13/7/2026). Sebanyak 230 murid baru resmi mengawali perjalanan pendidikan mereka melalui pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dikemas dalam upacara bendera penuh khidmat.
Upacara dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Ambunten, Drs. Rafiudin, M.Pd, selaku pembina upacara. Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh dewan guru, Tenaga Administrasi Sekolah (TAS), siswa kelas XI dan XII, serta seluruh peserta didik baru yang akan mengikuti rangkaian MPLS.
Momentum pembukaan MPLS tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah awal membangun karakter, kedisiplinan, budaya belajar, serta semangat kebersamaan yang akan mengiringi para peserta didik selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Ambunten.

Dalam amanatnya, Drs. Rafiudin mengajak seluruh murid baru memanfaatkan kesempatan belajar dengan penuh kesungguhan sejak hari pertama menginjakkan kaki di lingkungan sekolah.
“Hari ini adalah awal perjalanan kalian di SMAN 1 Ambunten. Belajarlah dengan rajin, tekun, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Kesuksesan tidak datang secara instan, tetapi dibangun dari kebiasaan baik yang dimulai sejak sekarang,” kata Rafiudin.
Ia menegaskan bahwa kecerdasan akademik harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. Karena itu, seluruh peserta didik diminta menjunjung tinggi etika dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.
“Etika dan kesopanan adalah identitas seorang pelajar. Hormati guru, sayangi teman, hargai tenaga administrasi sekolah, dan berperilakulah santun kepada siapa pun. Karakter yang baik akan menjadi bekal penting untuk masa depan kalian,” pesannya.
Menurut Rafiudin, keberhasilan belajar juga ditentukan oleh kemampuan peserta didik dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh murid baru agar tidak ragu membangun komunikasi dengan guru, tenaga kependidikan maupun kakak kelas.

“Cepatlah menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah. Jangan sungkan bertanya kepada guru, kepada tenaga administrasi sekolah, maupun kepada kakak kelas. Sekolah ini adalah rumah kedua yang harus kita bangun bersama dalam suasana yang nyaman dan saling menghargai,” ujar Rafiudin.
Di akhir amanatnya, Kepala SMAN 1 Ambunten menyampaikan harapan yang disambut antusias seluruh peserta upacara. Ia berharap seluruh murid baru mampu mempertahankan semangat belajar hingga menuntaskan pendidikan tanpa ada yang tertinggal.
“Hari ini kalian datang sebagai keluarga baru SMAN 1 Ambunten dengan jumlah 230 murid. Harapan kami, tiga tahun ke depan kalian semua kembali berdiri di tempat ini sebagai lulusan dengan jumlah yang sama, membawa prestasi, kebanggaan, dan masa depan yang gemilang,” tegasnya.
Sebagai simbol dimulainya MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027, Kepala SMAN 1 Ambunten melakukan penyematan atribut peserta kepada perwakilan murid baru. Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah yang akan membekali peserta didik dengan pemahaman mengenai budaya sekolah, tata tertib, nilai-nilai karakter, serta kehidupan akademik di SMAN 1 Ambunten.
Seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib, penuh semangat, dan ditutup dengan pembacaan doa sebagai harapan agar kegiatan MPLS berjalan lancar, membawa keberkahan, serta melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.







