WARTADETIK.COM.SUMENEP – Persahabatan yang terjalin sejak satu angkatan menjadi bagian berharga dalam perjalanan hidup. Waktu terus berjalan, tanggung jawab pekerjaan semakin besar, hingga akhirnya tiba pada fase ketika seseorang bersiap memasuki masa purnatugas.

Hal itu tergambar dalam kebersamaan Ir Shalaf Junaidi, Sekretaris Bapenda Sumenep, bersama Hendra Jaya, SE, ASN P3EPD Bapenda Sumenep. Keduanya merupakan sahabat satu angkatan yang pada tahun 2027 akan memasuki masa pensiun.

Di tengah kesibukan menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara, pertemuan keduanya menjadi momentum untuk menjaga silaturahmi sekaligus mengenang perjalanan panjang yang telah dilalui bersama.

Masa pensiun bukan berarti berakhirnya sebuah persahabatan. Justru, memasuki babak baru kehidupan dapat menjadi kesempatan untuk mempererat kembali hubungan dengan sahabat, keluarga, dan orang-orang yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup.

Sebagai teman satu angkatan, Shalaf Junaidi dan Hendra Jaya tentu memiliki banyak cerita dan pengalaman yang telah dilewati bersama. Dari masa muda hingga perjalanan panjang dalam dunia pekerjaan, keduanya tumbuh melalui berbagai fase kehidupan.

Kesibukan pekerjaan selama bertahun-tahun terkadang membuat waktu untuk bertemu menjadi terbatas. Namun, hubungan persahabatan tetap dapat dirawat melalui komunikasi sederhana dan silaturahmi.

Pertemuan keduanya juga menjadi gambaran bahwa persahabatan tidak mengenal batas usia maupun jabatan. Ketika masa tugas sebagai ASN nantinya berakhir, hubungan baik yang telah terbangun selama bertahun-tahun tetap dapat dilanjutkan.

Memasuki masa pensiun pada 2026 tentu menjadi babak baru. Rutinitas kantor yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari perlahan akan berubah. Namun, pengalaman, kenangan, dan persahabatan yang telah terjalin akan tetap menjadi bagian dari perjalanan kehidupan.

Silaturahmi menjadi salah satu cara untuk menjaga hubungan tersebut. Duduk bersama, berbincang santai, dan saling bertukar cerita menjadi sederhana, tetapi memiliki makna yang mendalam.

Bagi sahabat satu angkatan, pertemuan bukan sekadar melepas rindu. Ada kenangan masa lalu yang kembali hadir sekaligus harapan untuk tetap menjaga hubungan di masa mendatang.

Kebersamaan Shalaf Junaidi dan Hendra Jaya menunjukkan bahwa jabatan dan kesibukan pekerjaan tidak harus menghilangkan nilai persahabatan. Profesionalitas dalam menjalankan tugas dapat berjalan beriringan dengan hubungan sosial yang hangat.

Kini, ketika keduanya bersiap memasuki masa pensiun pada 2026, persahabatan menjadi salah satu hal yang tetap layak dipertahankan. Sebab, masa kerja boleh berakhir, tetapi hubungan baik tidak harus ikut berakhir.

Teman satu angkatan bukan sekadar bagian dari masa lalu. Mereka adalah bagian dari perjalanan hidup yang patut dihargai, dikenang, dan terus dijaga melalui silaturahmi, bahkan ketika masa pengabdian memasuki babak baru.