Biak. wartadetik.com. 20.10.26. Yospan berjalan merupakan tari tradisional biak yang senantiasa selalu di pamerkan dalam ajang pergelaran setiap festival budaya. Aktifitas ini mencerminkan jati diri orang biak dalam tari dan beryanyi. ini adalah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat biak dalam pengembangan budaya tari tradisional. Ajang ini melibatkan seluruh grup tari yang ada di kabupaten biak, peserta di ikuti oleh muda-mudi bahkan juga orang lanjut usia.

Resmi dibuka dengan meriah dan penuh semangat setiap kontestan dan para pengunjung yang sangat antusias akan Parade yospan berjalan. Turut hadir Nur Widayati ketua tim penggerak PKK yang juga merupakan istri bupati kabupaten Fakfak serta mengambil bagian dalam melepas salah satu kontestan yospan berjalan.

Turut hadir setiap OPD-OPD dalam menyaksikan resminya pergelaran yospan berjalan, sesuai dengan agenda atau kalender setiap tahun, festival budaya biak senantiasa di gelar untuk menunjukkan bahwa biak mampu untuk membuat event budaya baik nasional maupun internasional.

Lebih lanjut, Adam Umar Asisten II di tahun ini kita melaksanakan Festival Budaya Biak Melanesia yang mana sudah laksanakan pembukaan di tanggal 17. Dan di saat ini parade Yospan berjalan kita laksanakan sesuai yang dijadwalkan oleh panitia pelaksana festival, semoga apa yang menjadi kegiatan tahunan ini dapat berjalan dengan baik, mewakili Bupati dan Wakil Bupati Untuk membuka kegiatan ini, Dengan menyatakan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa Dengan resmi di buka.

Kontestan yospan berjalan dibuka dengan penampilan pertama dari sram wairusi distrik biak barat serta selanjutnya di ikuti oleh sram-sram tari lainnya. Kami juga berterima kasih untuk sram ayeri dari kabupaten Serui serta sram uncri dan sowi seni dari Kabupaten Manokwari yang juga sudah mengambil bagian dalam event yospan berjalan FBBM 2026. Kontestan yospan berjalan sesuai dengan jumlah kontestan berjumlah 21 telah menampilkan tari tradisional mereka dalam event FBBM 2026, suasana kemeriahan mewarnai momen yospan berjalan dengan antusias para pengunjung festival budaya biak.

 

Penulis: B R. Korwa