WARTADETIK.COM.SUMENEP – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar aksi mimbar bebas di kawasan barat Taman Adipura, Jalan Trunojoyo, Kelurahan Pajagalan, Madura, Jawa Timur, Minggu, 21 Juni 2026. Aksi penyampaian aspirasi tersebut mendapat pengawalan ketat namun humanis dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sumenep.
Pantauan di lapangan menunjukkan massa mahasiswa mulai memadati area sekitar pukul 09.00 WIB. Untuk mengamankan jalannya aksi, Polres Sumenep menerjunkan personel gabungan yang dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Sumenep, Kompol Junaidi. Petugas menyebar di sejumlah titik strategis untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, sekaligus mengurai arus lalu lintas di Jalan Trunojoyo guna mencegah kemacetan.
Kepala Kepolisian Resor Sumenep, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Anang Hardiyanto, S.I.K., menyatakan bahwa kepolisian berkomitmen penuh menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Kendati demikian, ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban umum agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
”Kami mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam mengawal aksi rekan-rekan mahasiswa hari ini. Bagi kami, demonstrasi atau mimbar bebas adalah hak konstitusional yang dilindungi undang-undang, dan tugas Polri adalah memastikan hak tersebut tersalurkan dengan aman, tertib, tanpa mengorbankan kepentingan publik yang lebih luas,” ujar AKBP Anang Hardiyanto, Minggu (21/06/2026)
Hingga siang hari, aksi mimbar bebas yang menyuarakan berbagai isu lokal dan nasional tersebut berjalan dengan sangat kondusif. Tidak ada ketegangan berarti antara massa aksi dan aparat keamanan. Koordinasi yang solid antara koordinator lapangan (korlap) mahasiswa dan petugas kepolisian menjadi kunci lancarnya agenda tersebut.
Lebih lanjut, AKBP Anang Hardiyanto memberikan apresiasi tinggi kepada Aliansi BEM Sumenep yang mampu menjaga marwah pergerakan mahasiswa dengan tetap tertib sepanjang aksi berlangsung.
”Kami sangat mengapresiasi kedewasaan berpikir rekan-rekan BEM Sumenep yang melakukan aksi dengan damai dan saling menghormati. Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan. Menyampaikan kritik dan aspirasi secara tajam itu sah, selama situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumenep tetap terjaga dengan aman dan kondusif,” tambahnya.
Menjelang sore, massa mahasiswa membubarkan diri secara teratur. Arus lalu lintas di sekitar kawasan Taman Adipura yang sempat tersendat perlahan kembali normal di bawah pengaturan Satlantas Polres Sumenep. (Humas)







