WARTADETIK.COM.SUMENEP – Komitmen memperkuat pembinaan teritorial berbasis data terus ditunjukkan Kodim 0827/Sumenep. Melalui kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasgiat) Sistem Perencanaan dan Pengendalian Pembinaan Teritorial (Sisrendal Binter) Tahun Anggaran 2026, jajaran Kodim menegaskan pentingnya validitas data teritorial sebagai fondasi utama dalam mendukung pembangunan wilayah dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 0827/Sumenep, Kamis (18/6/2026), tersebut menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pengendalian, serta pelaksanaan pembinaan teritorial yang selaras dengan program pemerintah daerah.

Mengusung tema “Menyelaraskan Sisrendal Binter dengan Program Pemerintah Daerah dalam Rangka Menciptakan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang Tangguh guna Kemanunggalan TNI-Rakyat”, kegiatan ini diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari para Danramil, perwira staf, Bati Tuud, hingga perwakilan Babinsa jajaran Kodim 0827/Sumenep.

Tim Wasgiat dipimpin langsung Kasiter Kasrem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Kav Ivan Alfa, S.Sos., bersama staf pembinaan teritorial Korem 084/BJ.

Dalam sambutannya, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada menegaskan bahwa kualitas data teritorial memiliki peran vital dalam menentukan arah kebijakan pembinaan wilayah.

Menurutnya, data yang akurat tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administrasi, melainkan menjadi instrumen penting dalam mendukung pengambilan keputusan dan penyusunan program yang tepat sasaran.

“Data teritorial harus selalu diperbarui dan disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan. Ketepatan data menjadi kunci dalam mendukung efektivitas pembinaan wilayah serta berbagai program pemberdayaan masyarakat,” tegas Dandim.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas aparat kewilayahan, khususnya Babinsa, dalam pengelolaan data dan penyusunan laporan teritorial yang berkualitas.

Selain kemampuan administrasi, Babinsa dituntut mampu membangun komunikasi dan sinergi yang kuat dengan unsur pemerintah kecamatan, desa, serta seluruh komponen masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan pembinaan teritorial yang efektif.

“Babinsa merupakan ujung tombak satuan teritorial. Kemampuan mengelola data, menyusun laporan secara tepat, dan menjalin koordinasi dengan seluruh elemen di wilayah menjadi modal utama keberhasilan tugas pembinaan teritorial,” ujarnya.

Sementara itu, Kasiter Kasrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Kav Ivan Alfa menilai pelaksanaan pembinaan teritorial di wilayah Kodim 0827/Sumenep telah berjalan dengan baik.

Namun demikian, ia menekankan bahwa peningkatan kualitas data harus terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjawab dinamika perkembangan wilayah.

Menurutnya, data yang valid dan terukur akan memudahkan satuan dalam menyusun langkah strategis serta menentukan program yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

“Keberhasilan pembinaan teritorial sangat ditentukan oleh akurasi data yang dimiliki satuan. Semakin baik kualitas data, maka semakin tepat pula kebijakan dan program yang dijalankan di lapangan,” kata Ivan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan seluruh jajaran Koramil agar terus menjaga kebersihan, ketertiban, dan kerapian pangkalan sebagai cerminan profesionalisme satuan.

“Kondisi pangkalan menjadi salah satu indikator kualitas pembinaan satuan. Karena itu, kebersihan, ketertiban, dan disiplin administrasi harus terus dipelihara dan ditingkatkan,” tambahnya.

Kegiatan Wasgiat Sisrendal Binter TA 2026 kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi, evaluasi program pembinaan teritorial, pemeriksaan perangkat pendukung, serta diskusi interaktif yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan Binter di wilayah Kodim 0827/Sumenep.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0827/Sumenep berharap terwujud sistem pembinaan teritorial yang semakin adaptif, terukur, dan mampu mendukung pembangunan daerah, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai kekuatan utama pertahanan negara.