WARTADETIK.COM.LUMAJANG – Panggung konsolidasi politik PDI Perjuangan di Kabupaten Lumajang menjadi saksi munculnya sinyal kuat terkait arah kepemimpinan daerah pada masa mendatang. Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan duet Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma untuk melanjutkan kepemimpinan di Kota Pisang.

Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan ratusan kader saat pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang yang berlangsung di kawasan wisata Glagah Arum, Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro, Sabtu (13/6/2026).

Momentum pelantikan yang dihadiri pengurus PAC dari seluruh kecamatan itu tidak hanya menjadi agenda organisasi partai, tetapi juga ajang konsolidasi besar yang memperlihatkan soliditas mesin politik PDI Perjuangan menjelang agenda demokrasi berikutnya.

Di tengah semangat kader yang memadati lokasi acara, Said Abdullah menyampaikan pesan politik yang langsung mendapat respons meriah dari peserta. Ia menegaskan bahwa pasangan Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma masih menjadi figur yang dipercaya untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Lumajang.

“Kalau di Lumajang, insyaallah, sebagaimana yang tadi disampaikan Ketua DPC, pilihan untuk Bupati dan Wakil Bupati Lumajang tetap Bunda Indah dan Mas Yudha Adji Kusuma bersama melanjutkan perjuangan,” ujar Said Abdullah disambut tepuk tangan panjang kader.

Pernyataan tersebut sontak menjadi perhatian karena datang langsung dari pucuk pimpinan PDI Perjuangan Jawa Timur. Dukungan itu sekaligus mempertegas arah politik partai berlambang banteng moncong putih dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan di Lumajang.

Menurut Said, keputusan memberikan dukungan kepada pasangan petahana bukan tanpa dasar. Berbagai aspek menjadi pertimbangan, mulai dari stabilitas pemerintahan, kinerja pembangunan, hingga kemampuan menjaga sinergi politik demi kepentingan masyarakat.

“Kepercayaan ini tentu lahir dari pertimbangan yang matang. Yang paling penting adalah bagaimana kepemimpinan daerah mampu menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menilai hubungan harmonis antara eksekutif dan legislatif selama ini menjadi salah satu kekuatan utama pemerintahan di Lumajang.

Ia menyebut kolaborasi yang terjalin telah melahirkan berbagai kebijakan strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan legislatif menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan. Karena itu, partai akan memberikan dukungan penuh agar pasangan ini dapat melanjutkan kepemimpinannya,” kata Deni.

Dukungan serupa juga datang dari Ketua DPC PDI Perjuangan Lumajang, Supratman. Ia menegaskan bahwa seluruh kader memiliki tanggung jawab untuk menjaga kekompakan dan mengawal keberlanjutan kepemimpinan Indah-Yudha.

Menurutnya, cita-cita besar partai saat ini adalah menghadirkan kesinambungan pembangunan melalui kepemimpinan dua periode pasangan tersebut.

“Kami memiliki harapan besar agar kepemimpinan Bunda Indah dan Mas Yudha dapat berlanjut hingga dua periode. Karena itu seluruh kader harus tetap solid, bergerak bersama, dan terus hadir di tengah masyarakat,” tambahnya.

Suasana semakin bergelora ketika Supratman mengajak seluruh kader menyatakan komitmen politik mereka.

“Apakah saudara-saudara siap memenangkan dua periode kepemimpinan Bunda Indah bersama Mas Yudha?” serunya.

Pertanyaan itu langsung dijawab teriakan lantang “Siap!” oleh ratusan kader yang hadir, menandai kuatnya dukungan akar rumput terhadap pasangan tersebut.

Dukungan terbuka dari jajaran elite PDI Perjuangan Jawa Timur ini menjadi sinyal politik penting di Lumajang. Selain menunjukkan soliditas internal partai, pernyataan tersebut juga memperlihatkan optimisme besar terhadap keberlanjutan program pembangunan yang selama ini dijalankan oleh duet Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma.

Dengan dukungan struktural yang semakin menguat, pasangan tersebut kini berada dalam posisi strategis untuk melanjutkan langkah politik mereka menuju periode kepemimpinan berikutnya.