WARTADETIK.COM.SUMENEP – Pendopo Agung Keraton Sumenep riuh oleh ratusan anak pada Minggu (28/6/2026). Tangan-tangan mungil mereka sibuk menggoreskan krayon, menghidupkan kembali sketsa wajah Presiden pertama RI, Bung Karno. Momentum historis ini tersaji dalam Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno Tingkat TK/RA dan SD se-Kabupaten Sumenep.

​Acara yang masuk dalam Kalender Event Sumenep 2026 ini digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggandeng Komunitas Kanca Pendidikan (KKP) untuk mengemas pendidikan karakter lewat seni rupa.

​Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang Pariwisata, Andri Zulfikarnain, menyatakan bahwa pengenalan tokoh bangsa harus dimulai sejak dini melalui media yang menyenangkan.

​”Lomba mewarnai sketsa Bung Karno ini salah satu tujuannya memang untuk mengenalkan sosok Bung Karno kepada generasi penerus bangsa sejak usia dini,” kata Andri Zulfikarnain di lokasi acara, Minggu (28/6/2026).

​Andri menilai edukasi sejarah bagi anak-anak tidak boleh kaku. Pemkab Sumenep mencoba mendobrak batasan ruang kelas konvensional agar nilai-nilai nasionalisme lebih mudah diserap oleh generasi muda.

​”Menurut kami, pembelajaran sejarah tidak harus selalu dilakukan di dalam ruang kelas, karena seni terbukti mampu menghadirkan pengalaman belajar menarik,” tuturnya.

​Edukasi berbasis seni visual ini terbukti ampuh memikat antusiasme ratusan peserta dan orang tua. Coretan warna di atas kertas sketsa Bung Karno menjadi jembatan emosional anak untuk mencintai tanah airnya.

​”Pendekatan melalui seni dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air pada diri anak-anak,” jelas Andri.

​Selain menjadi media penanaman nilai kebangsaan, kompetisi tahunan yang memasuki tahun keempat ini juga dirancang sebagai wadah orisinal untuk mengasah bakat, imajinasi, serta melatih mental percaya diri anak di ruang publik.

​”Selain menanamkan nilai kebangsaan, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi siswa di bidang seni lukis untuk meningkatkan kreativitas secara optimal,” imbuhnya.

​Melihat respons positif masyarakat, Pemkab Sumenep menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan program ini. Event kreatif berbasis sejarah ini dipastikan akan kembali hadir memeriahkan bulan Bung Karno di tahun-tahun mendatang.

​”Sehingga anak-anak bisa terus mengembangkan bakat dan kemampuan dalam dirinya, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan kegiatan serupa menjadi agenda tahunan,” pungkas Andri.

Persaingan ketat tersaji selama proses kompetisi. Tim dewan juri yang terdiri dari M. Faris Wajdi, Sumantri Hotsu, dan Haris Sudarsono melakukan penilaian secara independen dan transparan. Indikator penilaian meliputi kreativitas, komposisi warna, ketepatan tema, teknik pewarnaan, hingga kerapian.

​Berikut adalah daftar lengkap pemenang Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno Sumenep 2026:

Kategori TK/RA & PAUD

  • Juara I: Agesha Malipa Nur Afiqah (TK Al-Qadar) – Nilai: 268
  • Juara II: Arumi Alnira P. (TK Masjid Agung) – Nilai: 265
  • Juara III: Mulya Altaqfun H. (TK Tarate) – Nilai: 262
  • Harapan I: Aura Shimon Ardhani K. (PAUD Tabunayya) – Nilai: 260
  • Harapan II: Afifah Humna Ramadhani (TK Aisyiyah Ulyumini) – Nilai: 258
  • Harapan III: Qaery Ramadlani (PAUD Al-Qur’an Nur Fadillah) – Nilai: 255

Kategori SD (Sekolah Dasar)

  • Juara I: Khayla Adzkia A. (SDIT Al-Hidayah) – Nilai: 269
  • Juara II: Nuri Fathurah (MIN 1 Sumenep) – Nilai: 266
  • Juara III: Gibran Maula (SDIT Pangarangan 1) – Nilai: 263
  • Harapan I: Gaushaan Raffasya (SDIT Pangarangan 1) – Nilai: 261
  • Harapan II: Maulidatur Rizkiyah (SDN Kembangbah Barat 2) – Nilai: 259
  • Harapan III: Ulfa Maghfirah A. (SDIT Pangarangan 5) – Nilai: 256

​Keputusan dewan juri tersebut bersifat mutlak, independen, serta tidak dapat diganggu gugat oleh pihak mana pun.