WARTADETIK.COM.SUMENEP – Sebanyak 160 siswa SDIT Al-Hidayah mengikuti outing class di Markas Yonif TP 931/Ksatria Jokotole, Sabtu (7/11/2026).
Didampingi 27 guru, para siswa disambut prajurit dengan yel-yel, jajar kehormatan, serta lantunan hadroh yang meriah.
Danyonif TP 931/KJ Letkol Inf Aditya Danang Putranto mengatakan, edukasi sejak dini penting untuk membentuk karakter generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan sejak usia dini.” kata Letkol Inf Aditya Danang Putranto kepada media ini.peoe
Letkol Inf. Aditya menjelaskan, kunjungan tersebut bukan sekadar mengenalkan kehidupan prajurit, tetapi juga nilai pengabdian dan tanggung jawab.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa disiplin dan pantang menyerah menjadi bekal penting untuk meraih masa depan.” ujarnya.
Para siswa menyaksikan demonstrasi Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan Pencak Silat Militer (PSM) oleh prajurit Kompi A.
Mereka juga dikenalkan dengan perlengkapan militer serta kendaraan dinas yang digunakan prajurit dalam menjalankan tugas.
Pembelajaran berlangsung interaktif melalui empat pos, meliputi PBB, keterampilan pionir, pembuatan bivak, dan Longmalap.
Di pos kesehatan, siswa dikenalkan teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP) sebagai pengetahuan dasar menghadapi kondisi darurat.

“Kami mengemas pembelajaran secara menyenangkan agar siswa mengenal keterampilan dasar dan pentingnya keselamatan.” ungkap Letkol Inf Aditya Danang Putranto.
Lebih lanjut, dirinya berharap pengalaman belajar di lingkungan kesatrian dapat menumbuhkan semangat kebangsaan dan cinta Tanah Air.
“Semoga kegiatan ini melahirkan generasi muda yang tangguh, peduli sesama, serta mencintai bangsa dan Indonesia.” tandasnya.
Kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama. Yonif TP 931/KJ berharap kerja sama dengan sekolah terus berlanjut.
Melalui edukasi humanis, TNI AD berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat dan membangun karakter generasi penerus bangsa.







