WARTADETIK.COM.SUMENEP – Musibah laut kembali terjadi di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep. Sebuah kapal motor pengangkut barang bernama KM LA RISKY tenggelam di perairan selatan Pulau Mamburit, Kecamatan Kangean, Senin (15/6/2026) siang.
Kapal yang mengangkut berbagai kebutuhan masyarakat kepulauan, mulai dari tabung gas LPG 3 kilogram, material bangunan hingga barang kebutuhan sehari-hari itu dilaporkan tenggelam sekitar pukul 14.45 WIB, atau sekitar 1,5 mil laut dari Pelabuhan Batuguluk.
Beruntung, nahkoda dan seluruh anak buah kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kapal milik Mulyadi alias Cek Udi (40), warga Desa Timur Jangjang, Kecamatan Kangayan, diduga mengalami kebocoran setelah menghantam karang di jalur pelayaran sekitar Pulau Mamburit.
Benturan keras tersebut menyebabkan lambung kapal rusak dan air laut dengan cepat masuk ke dalam badan kapal. Meski sempat berupaya mempertahankan kapal agar tetap mengapung, derasnya air yang masuk membuat kapal akhirnya tenggelam bersama sebagian besar muatan yang dibawanya.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto melalui Kapolsek Kangean AKP Datun Subagyo menjelaskan bahwa seluruh awak kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat berkat bantuan nelayan yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Begitu mengetahui adanya kapal yang mengalami kecelakaan laut, sejumlah nelayan di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan. Nahkoda bersama empat orang ABK berhasil dievakuasi dengan selamat,” kata AKP Datun Subagyo.
Selain mengevakuasi para korban, nelayan juga membantu menyelamatkan sebagian muatan kapal yang masih dapat dijangkau sebelum tenggelam.
“Beberapa barang berhasil diselamatkan, di antaranya tabung gas LPG ukuran 3 kilogram dan kasur spring bed. Namun sebagian besar muatan lainnya hanyut maupun tenggelam bersama kapal,” jelasnya.
Akibat insiden tersebut, pemilik kapal diperkirakan mengalami kerugian material mencapai sekitar Rp450 juta. Kerugian itu mencakup hilangnya kapal beserta sejumlah barang muatan yang belum sempat dievakuasi.
Menyikapi kejadian tersebut, personel Polsek Kangean langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pendataan, meminta keterangan dari korban dan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta Syahbandar.
Lebih lanjut, AKP Datun Subagyo juga mengingatkan seluruh nahkoda dan pengguna transportasi laut agar meningkatkan kewaspadaan saat berlayar, terutama di wilayah perairan yang memiliki banyak gugusan karang.
“Kami mengimbau para nahkoda agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, jalur pelayaran, serta faktor keselamatan selama berlayar guna mencegah terjadinya kecelakaan laut yang dapat membahayakan jiwa maupun menimbulkan kerugian besar,” tegas AKP Datun Subagyo, SH.
Hingga Senin sore, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Sementara itu, proses pendataan kerugian serta koordinasi lanjutan dengan instansi terkait masih terus dilakukan.







