Ruteng, – Wartadetik.Com – 16 Agustus 2026 – Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur(NTT)pada Sabtu pagi, pukul 05.00 Wita. Peristiwa ini tercatat sebagai salah satu gempa terbesar yang pernah melanda wilayah ini dalam kurun waktu terakhir.

Guncangan yang terasa sangat kuat itu menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan tempat tinggal warga dan menyebabkan sejumlah warga mengalami luka ringan akibat terjatuh atau terkena reruntuhan benda saat gempa terjadi.

Secara khusus, dampak paling parah dirasakan oleh warga Desa Goloworok Kecamatan Ruteng Berdasarkan pantauan di lapangan, Media Wartadetik Com sebanyak 106 unit rumah warga di desa tersebut mengalami kerusakan berat dan tidak layak huni sementara.

Merespons musibah ini, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Vinsensius Supriadi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai turun langsung ke lokasi kejadian untuk meninjau kondisi warga dan kerusakan yang terjadi, serta menyerahkan dukungan moril kepada masyarakat yang terdampak.

Sejak kejadian gempa tersebut, seluruh warga Desa Goloworok memilih untuk tidak kembali masuk ke dalam rumah demi keselamatan. Mereka membuat tenda-tenda sederhana dan bermalam di area terbuka di sekitar pemukiman, khawatir akan adanya guncangan susulan yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Hingga saat ini, tim terkait masih melakukan pendataan menyeluruh terhadap total kerusakan dan kebutuhan mendesak warga pascabencana gempa tersebut.

Penulis:Emanuel