Menolak Kedatangan SF Hariyanto ke Kampus Universitas Islam Riau Beserta Teguran Keras Kepada JMSI.

Pekanbaru. WartaDetik.com – Jaringan Media Indonesia PERNYATAAN SIKAP RESMI BEM UNIVERSITAS ISLAM RIAU (UIR) Tentang: Penolakan Kehadiran Plt Gubernur Riau dan Teguran Keras terhadap JMSI ​”UIR bukan kampus kosong yang bisa dimasuki dan dijadikan panggung kepentingan politik praktis tanpa etika dan pelibatan kelembagaan mahasiswa secara bermartabat.”
​Poin Pernyataan Sikap: Penolakan Tegas

Kehadiran SF Hariyanto (Plt Gubernur Riau) ke UIR
Kami, atas nama pengurus BEM Universitas Islam Riau (UIR) secara kelembagaan, secara tegas menolak kehadiran SF Hariyanto sebagai Plt Gubernur Riau ke lingkungan kampus UIR. Langkah ini diambil sebagai wujud sikap kritis mahasiswa terhadap berbagai persoalan birokrasi, kebijakan, serta mandeknya penyelesaian persoalan-persoalan krusial di Provinsi Riau

yang belum tuntas di bawah kepemimpinannya. Kampus harus tetap menjadi benteng moral intelektual, bukan ruang kompromi kekuasaan.
​Kecaman dan Peringatan Keras kepada JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia)
Kami mengecam keras tindakan pihak JMSI yang terkesan sembarangan dan asal buat acara di lingkungan kampus UIR tanpa koordinasi yang matang, transparan, serta menghormati marwah institusi pendidikan. Perlu diingat, UIR bukanlah kampus kosong yang bisa digunakan seenaknya oleh pihak luar demi

kepentingan sepihak atau seremonial belaka. JMSI seharusnya menjunjung tinggi profesionalisme pers dan menghargai otonomi kampus, bukan malah menciderai dinamika internal yang ada di Universitas Islam Riau.

​Seruan kepada Civitas Academica UIR
Kami menyerukan kepada seluruh mahasiswa dan civitas academica UIR untuk tetap solid, waspada, dan tidak mudah dipecah belah oleh agenda-agenda terselubung pihak luar yang berpotensi mencederai independensi kampus tercinta kita.

 

Lenny M