GOWA — wartadetik.com – Dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kekeluargaan, Alumni Angkatan 1994 menggelar pertemuan silaturahmi sederhana di Arjian Coffee, Citraland Gowa, Sabtu, 7 November 2026, mulai pukul 12.30 WITA hingga selesai.

Pertemuan tersebut menjadi salah satu langkah awal untuk kembali mempererat hubungan dan komunikasi sesama Alumni Angkatan 1994. Tidak hanya menjadi ajang melepas rindu, silaturahmi ini juga menjadi ruang bersama untuk membicarakan masa depan serta keberlanjutan organisasi Alumni Angkatan 1994.

Menariknya, pertemuan kali ini tidak hanya dilaksanakan secara tatap muka. Untuk memberikan kesempatan kepada teman-teman alumni yang berhalangan hadir secara langsung, panitia juga menyiapkan fasilitas Zoom Meeting, sehingga alumni tetap dapat mengikuti jalannya pertemuan dan berpartisipasi dalam pembahasan yang berlangsung.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, pertemuan berlangsung secara santai namun tetap tertib dan penuh rasa kekeluargaan.

Dalam rapat tersebut, Kanda Ali dipercaya sebagai pimpinan rapat, sementara Wahida bertugas sebagai notulen untuk mencatat seluruh pembahasan, masukan, serta hasil kesepakatan yang disampaikan selama pertemuan.

Sejumlah alumni turut mengambil bagian dalam pertemuan tersebut, di antaranya Haji Yahya, Universari, Nur Afni, serta teman-teman Alumni Angkatan 1994 lainnya yang hadir dan turut memberikan pandangan demi keberlangsungan serta kebersamaan alumni ke depan.

Salah satu agenda utama yang menjadi bahan pembahasan adalah wacana penyegaran kepengurusan, khususnya terkait posisi Ketua Alumni Angkatan 1994.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Alumni Angkatan 1994, Andi, sebelumnya menyampaikan gagasan agar dibentuk sebuah tim kecil atau panitia untuk mempersiapkan dan membahas struktur kepengurusan alumni ke depan. Untuk membantu proses tersebut, Andi mendelegasikan Kanda Ali untuk membentuk tim kecil sebagai langkah awal melakukan koordinasi bersama teman-teman alumni.

Namun, dalam sesi diskusi, sejumlah peserta yang hadir justru menyampaikan pandangan yang berbeda. Mayoritas peserta menilai bahwa sosok Andi masih sangat layak dan tepat untuk tetap memimpin Alumni Angkatan 1994.

Andi Nur, salah seorang peserta pertemuan, menyampaikan bahwa keinginan teman-teman adalah tetap mempertahankan Andi sebagai Ketua Alumni Angkatan 1994.

“Menurut kami, Bung Andi selama ini sudah memberikan yang terbaik. Kalau pun nantinya ada pembahasan mengenai ketua, harapan teman-teman tetap Andi yang melanjutkan sebagai Ketua Alumni 1994,” ungkapnya.

Pendapat senada juga disampaikan oleh Bunda Ida. Ia menilai Andi merupakan sosok yang tepat karena selama ini selalu hadir, aktif, dan memiliki perhatian terhadap berbagai kegiatan serta kebersamaan Alumni Angkatan 1994.

“Andi adalah sosok yang pas menjadi Ketua Alumni 1994. Beliau selalu hadir dan aktif dalam kegiatan. Itu yang membuat teman-teman masih memberikan kepercayaan kepada beliau,” ujarnya.

Sementara itu, Haji Yahya, yang turut hadir dalam pertemuan silaturahmi tersebut, juga memberikan pandangan serupa. Menurutnya, Andi masih merupakan sosok yang paling cocok untuk memimpin dan menyatukan Alumni Angkatan 1994.

Ia berharap pada pertemuan berikutnya, pembahasan dapat lebih difokuskan pada penyusunan struktur organisasi sederhana yang dapat memperkuat keberadaan Alumni Angkatan 1994.

Dari hasil pertemuan tersebut, peserta belum menetapkan calon ketua baru. Aspirasi yang berkembang dalam forum justru mengarah pada keinginan bersama untuk tetap memberikan kepercayaan kepada Andi sebagai Ketua Alumni Angkatan 1994.

Adapun program utama yang menjadi perhatian dalam waktu dekat adalah membentuk struktur organisasi sederhana sebagai fondasi awal organisasi, yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.

Keberadaan tiga unsur utama tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun organisasi Alumni Angkatan 1994 yang lebih tertata, solid, dan mampu menjadi wadah kebersamaan bagi seluruh teman-teman satu angkatan.

Pertemuan silaturahmi kali ini pun menjadi awal yang baik untuk membangun kembali komunikasi dan kebersamaan. Ke depan, para alumni sepakat untuk kembali menjadwalkan pertemuan lanjutan guna membahas kelengkapan struktur organisasi, termasuk mencari sosok yang dapat mendampingi Ketua sebagai Sekretaris dan Bendahara.

Lebih dari sekadar membicarakan struktur kepengurusan, pertemuan ini menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan di antara Alumni Angkatan 1994 masih tetap terjaga.

Kehadiran secara langsung maupun melalui fasilitas Zoom Meeting juga menjadi gambaran bahwa jarak dan kesibukan bukanlah penghalang untuk tetap terhubung dan mengambil bagian dalam membangun kebersamaan Alumni Angkatan 1994.

Dengan mengedepankan musyawarah, kebersamaan, dan rasa saling memiliki, Alumni Angkatan 1994 berharap organisasi yang akan dibangun nantinya benar-benar menjadi rumah bersama bagi seluruh teman-teman satu angkatan.

Sebab, kebersamaan bukan hanya tentang siapa yang memimpin, tetapi tentang bagaimana seluruh alumni tetap berjalan bersama, saling mendukung, dan menjaga persaudaraan yang telah terjalin sejak masa sekolah hingga hari ini.

Alumni 94 — Tetap Bersama, Tetap Bersaudara, dan Tetap Solid.

 

Red