Pasamanbarat – Wartadetik.com – Ahdia Pajrin, S.PdI.,M.Ag yang akrab dikenal sebagi bapak Dosen akademisi, kini ia resmi menjadi salah satu calon kandidat Wali Nagari Ranah Melintang, Kecamatan Sungai Aur, Provinsi Sumatra barat 21/7/2026.

Dibalik kesuksesannya menjadi seorang akademisi, kini ia mulai mengabdikan dirinya untuk masyarakat. Ahdia Pajrin, S.PdI.,M.Ag telah resmi menjadi calon Wali Nagari Ranah Melintang, Kecamatan Sungai Aur.

Beliau dikenal sebagai sosok sederhana, disiplin dan memiliki latar belakang akademik yang kuat, menempuh pendidikan dasar disekolah Negri 41 Pematang Sontang pada Tahun 1999, lalu melanjutkan Sekolah di Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah Swasta Musthafawiyah Tahun 2003-2026.

Pajrin menoreh gelar Sarjana Pendidikan Islam (S.PdI), di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sumatra Medan pada tahun 2011, Hingga mendapatkan gelar Magister Agama (M.Ag) pada Tahun 2013, di Universitas Islam Negeri (UIN), Sunan Gunung Jati Bandung.

Sederet prestasi yang diperoleh, telah menunjukkan betapa disiplin sikap dan  konsistensinya prinsip beliau dalam dunia akademik, selain mengajar sebagai profesi dosen, Ahdia Pajrin juga kerap mendedikasikan pengetahuannya di tengah masyarakat.

Ia pernah sebagai Wakil Ketua Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan di Sekolah Tinggi Agama Islam Umar Bin Khattab (STAI-UBK). Dan menjadi Wakil Ketua Akademik Pengembangan Lembaga STAI-UBK Ujung Gading.

Tidak hanya itu, Pajrin juga pernah sebagai anggota Komisi Hukum Dewan Riset Daerah Kabupaten Pasaman Barat, dan diproyeksikan menjadi Sekretaris Pengurus UPZ Basnaz Provinsi Sumatera Barat.

Bahkan pernah menerima mandat sebagai Ketua Komisi Bidang Pendidikan Majelis Ulama Indonesia (MUIl, Kecamatan Sungai Aur, dan menjadi Da’i Nagari di Ranah Melintang Tahun 2021.

Selain memiliki prestasi dalam pengalaman kerja, Bapak Dosen itu juga diketahui punya talenta yang cukup memukau, sangat diyakini mampu sebagai Leader ditengah masyarakat, begitu cemerlangnya karier beliau, bahkan dirinya pernah terpilih sebagai Ketua di berbagai organisasi.

Pernah terpilih sebagai Ketua Alumni Musthafawiyah pada periode 2016-2025. Dan ditunjuk sebagai wakil ketua pimpinan cabang Nahdlatul ulama (NU), hingga pernah memegang mandat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), pada Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI), Sumatra Medan.

Ahdia Pajrin hadir bukan hanya sekedar calon kandidat pajangan semata, namun dirinya merupakan sosok yang diharapkan dapat membangun Ranah melintang yang Maju, Religius dan Sejahtera.

 

(MIDAN)