Tegal , jateng – wartadetik.com – 2/09/2026 – Pekerjaan perbaikan jalan aspal ,jalan desa Cankring kecamatan Talang banyak sorotan publik. pekerjaan yang di anggarkan telalu besar Rp 490 juta padahal ini jalan desa , dari awal dasar pengaspalan sudah tidak sesuai fakta di lapangan dasar jalan yang berlobang tidak ada pembersihan Banyak debu langsung di urug batu split dan batu abu. Pengaspalan macam apa ini dari dasar saja sudah tidak sesuai. Apalagi mutu dan kwalitas tidak akan tahan lama.
1. tidak ada pembersihan awal di lokasi di sapu/di semprot.
2. tidak ada aspal dasar untuk perekat biasanya simulasi aspal cair untuk perekat/lem antara batuan split dan aspal yang lama jadi bisa merekat baru batuan 4.75mm.
3. Ini jalan , jalan desa terlalu mamah kalau pemakaian pengaspalan 2× lapis memakai alat FINISER.
Kalau jalan raya itu tidak ada masalah ini jala kampung , menurut masyarakat Dan pemerhati pembangunan Wahyu.
4. kurang nya kerapian dalam mengerjakan pekerjaan . Kenyataannya masih banyak tercecer batuan split di pinggir jalan yang nanti nya menganggu pejalan kaki.
5. bisa di buktikan nanti suatu saat karana mengelar aspal baru di atas permukaan yang sudah bersih tanpa di beri aspal perekat lapisan baru tidak akan menyatu dengan yang lama.
Dari luar hasil bisa di katakan bagus cuma casing saja akan tetapi dari awal pekerjaan tidak ada perekat, yang bakal nya nanti kalau di injak muatan kendaraan beban berat pasti aspal bergeser dan mengelupas Di mana pengawasan dinas mengapa ga ada teguran masalah pekerjaan ini.
Lp. Slmt







