LABUAN BAJO – Wartadetik.Com
SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo menandai perjalanan pengabdiannya selama 43 tahun di dunia pendidikan dengan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 yang dirangkaikan dengan Pesta Pelindung Santo Ignatius Loyola. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Arnoldus Janssen, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (31/7/2026).

Peringatan HUT ke-43 tahun ini mengusung tema “Merawat Iman dan Melahirkan Generasi Pengabdi.” Tema tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, iman yang kokoh, serta semangat pengabdian kepada Gereja, bangsa, dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pater Fabianus Naku Ngama, SVD. Setelah misa syukur, acara dilanjutkan dengan ramah tamah, makan siang bersama, serta pentas seni yang menampilkan bakat dan kreativitas para siswa.

Perayaan tersebut dihadiri oleh jajaran Yayasan Pendidikan Arnoldus Labuan Bajo (Yaspendar), para guru, tenaga kependidikan, alumni, orang tua siswa, serta para tamu undangan.

Salah satu momen yang menjadi perhatian dalam peringatan HUT kali ini adalah pemberian penghargaan kepada tiga guru yang memasuki masa purna tugas. Piagam penghargaan dan cendera mata diserahkan langsung oleh Kepala SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo, Pater Agustinus Susanto Naba, SVD, S.S., didampingi Ketua Panitia Syprianus Safardi, S.Pd., bersama jajaran guru.

Penghargaan serupa juga diberikan oleh Ketua Yaspendar, Pater Fabianus Naku Ngama, SVD.

Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi para guru yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun dalam mendidik dan membentuk karakter ribuan peserta didik. Bahkan, salah seorang guru telah mengabdi selama 38 tahun di SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo.

Dalam sambutannya, Pater Agustinus mengatakan bahwa pengabdian para guru merupakan fondasi penting yang telah menjaga eksistensi SMAK St. Ignatius Loyola selama lebih dari empat dekade.

“Pengabdian selama puluhan tahun, bahkan hingga 38 tahun, bukan sekadar angka, melainkan jejak kasih dan dedikasi yang telah terpatri dalam sanubari ribuan alumni. Para senior kami tidak hanya mengajar, tetapi telah menabur benih karakter dan iman.

Dedikasi ini menjadi teladan bagi kami yang melanjutkan perutusan ini. Tugas kita bersama adalah memastikan bahtera SMAK St. Ignatius Loyola terus bertumbuh kokoh dalam iman dan tidak pernah berhenti melahirkan generasi yang siap mengabdi bagi sesama, Gereja, bangsa, dan daerah ini,” ujarnya.

Sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan sekolah selama 43 tahun, panitia menggelar prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan bersama oleh Kepala Sekolah, Ketua Yayasan, dan perwakilan alumni.

Hadir mewakili Ikatan Alumni, Yohanes Hani yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Manggarai Barat. Kehadirannya menjadi gambaran nyata kontribusi alumni SMAK St.

Ignatius Loyola dalam berbagai bidang pengabdian, termasuk pemerintahan dan pembangunan daerah.

Ketua Panitia HUT ke-43, Syprianus Safardi, S.Pd., mengatakan bahwa peringatan tahun ini merupakan ruang refleksi atas perjalanan panjang sekolah yang telah melahirkan banyak alumni yang berkiprah di berbagai sektor.

“Sejujurnya, ini adalah sebuah momen reflektif dari sederetan cerita yang telah digaungkan oleh setiap angkatan,” kata Syprianus.

Menurutnya, perayaan HUT tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan potensi peserta didik melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.

“Pendidikan bukan hanya soal mengolah ilmu pengetahuan akademik, tetapi juga bagaimana membangun kemampuan, karakter, dan talenta peserta didik melalui berbagai aktivitas di luar ruang kelas,” ujarnya.

Syprianus juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Sekolah, Yayasan, para guru, alumni, orang tua siswa, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan peringatan HUT ke-43 tersebut.

Ia berharap semangat kebersamaan, persaudaraan, dan nilai-nilai pengabdian yang telah terbangun selama ini terus dipertahankan demi meningkatkan mutu pendidikan di SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo serta melahirkan generasi yang beriman, berkarakter, dan siap mengabdi.

Perayaan ditutup dengan makan siang bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan yang semakin mempererat hubungan antara civitas akademika, yayasan, orang tua siswa, serta alumni lintas angkatan.

 

Penulis: Emanuel