PURWAKARTA, WARTA-DETIK.COM —28.06.2026 – Semangat memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika kembali digelorakan dari jantung Kabupaten Purwakarta. Bertepatan dengan momen Hari Anti
Narkotika Internasional (HANI) serta Hari Narkoba Nasional 2026, Penggerak Anti Narkoba Indonesia (PANI) secara resmi mengukuhkan eksistensinya di daerah tersebut melalui Deklarasi Akbar yang digelar di Kawasan Situ Buleud, Purwakarta, Minggu (28/6/2026).
Acara yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini berlangsung semarak dan dihadiri oleh ratusan warga. Momentum ini sekaligus menandai Hari Ulang Tahun ke-1 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PANI Purwakarta, sekaligus merefleksikan satu dekade kiprah
PANI di tingkat nasional dalam mendukung perwujudan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).
Eksistensi DPD PANI Purwakarta ditandai secara simbolis lewat prosesi pemotongan nasi kuning oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PANI, Drs. Dedi Ginajar, MM, yang diserahkan langsung kepada Ketua DPD PANI Purwakarta, Neneng Faujiah.
“Neneng Faujiah selaku Ketua Pani DPD Kabupaten Purwakarta menjelaskan, deklarasi ini adalah hari lahir pani yang ke 10 di tanggal 23 juni dan hari narkoba internasiaonal di tanggal 26,dan kita rayakan di sekaligus deklarasi di tanggl 28 Juni 2026”.
Dalam orasi kebangsaannya, Dedi Ginajar menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan pemantik gerakan nyata yang menuntut kepedulian bersama.
“Narkoba adalah musuh bersama yang mengancam masa depan bangsa. Melalui
deklarasi ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat Purwakarta untuk bersatu padu.
Bersama PANI, kita wujudkan generasi Purwakarta yang sehat, berprestasi, dan bebas sepenuhnya dari jeratan narkoba,” ujar Dedi tegas.
Benteng Karakter Menuju 2045
Mengusung tema besar “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui
Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045”, PANI memosisikan diri sebagai mitra strategis BNN Badan Narkotika Nasional, aparat penegak hukum, dan dunia pendidikan. Memasuki sepuluh tahun dedikasinya, organisasi ini berkomitmen memperluas jaringan hingga ke tingkat akar rumput dengan merangkul tokoh agama serta tokoh pemuda setempat.
“Narkoba adalah musuh bersama yang mengancam masa depan bangsa. Karena itu, PANI akan terus hadir di tengah masyarakat untuk mengedukasi,mengajak, dan membangun kepedulian bersama. Melalui deklarasi ini, kami berharap lahir semakin banyak penggiat anti narkoba yang siap menjadi pelopor perubahan di daerahnya masing-
masing,” ujar Dedi Ginanjar Melalui materi edukasi yang disebarkan di sepanjang acara, PANI kembali mengingatkan daya rusak narkoba yang bersifat multidimensional—mulai dari kehancuran fisik dan mental, keretakan keharmonisan keluarga, hingga implikasinya terhadap lonjakan angka
kriminalitas lingkungan.
“Pilihlah pergaulan yang sehat, isi waktu luang dengan kegiatan positif, serta perkuat iman dan karakter diri sebagai benteng utama melawan narkoba,” pesan pengurus PANI di sela-sela sosialisasi.
Guna mengikis jarak dengan generasi muda, rangkaian acara tidak hanya diisi dengan pembacaan ikrar kesetiaan melawan narkoba, tetapi juga dikemas interaktif lewat penampilan grup band lokal serta sesi bincang santai (talkshow).
Antusiasme dan Harapan Warga
Pendekatan persuasif ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati area Situ Buleud. Dalam sesi dialog terbuka, warga tidak hanya sekadar menonton, tetapi aktif melayangkan aspirasi serta masukan kepada pengurus.
Beberapa warga menyampaikan harapan agar program edukasi semacam ini tidak berhenti pada momentum perayaan HANI saja, melainkan diwujudkan secara masif dan berkala hingga menjangkau lingkungan sekolah, kampus, dan komunitas pemuda di
pelosok Purwakarta.
Merespons antusiasme tersebut, PANI menegaskan komitmennya untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi warga yang ingin bergabung menjadi penggerak aktif tanpa dipungut biaya. Salah satu program strategis jangka pendek yang disiapkan adalah pembentukan Duta Anti Narkoba guna mengoptimalkan komunikasi persuasif
antarsebaya (peer-to-peer education).
Melalui deklarasi ini, seluruh peserta juga menyatakan komitmen untuk:
• Menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
• Menjadi pelopor hidup sehat tanpa narkoba.
• Memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan narkoba.
• Membangun sinergi demi terciptanya generasi yang sehat, cerdas, berkarakter,
dan berprestasi.
Deklarasi di Purwakarta ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi lahirnya regulasi dan gerakan sosial yang lebih terintegrasi. Sebab, menyelamatkan generasi dari jerat narkotika adalah investasi mutlak demi menjamin marwah Indonesia Emas pada dua
dekade mendatang.
Situ Buleud Sri Baduga Kabupaten Purwakarta, dipilih karena merupakan ruang publik yang selalu ramai.
Sepanjang acara, panitia membagikan stiker anti narkoba, berbagi makanan produksi UMKM-PANI kepada warga, membentangkan spanduk ajakan, dan
membuka ruang dialog singkat dengan pengunjung taman.
Deklarasi ditutup dengan pembacaan ikrar bersama oleh Sekjen DPP PANI Tongku Solah Hamonangan Daulay, S.H., M.H., C.T.L.C., C.C.D., lantang keras bersuara “Tolak Narkoba, Selamatkan Generasi” menggema di tepian Situ Buleud. Dengan usia satu dekade, Pani Purwakarta menegaskan tekadnya: memperkuat kader di tiap kecamatan,
memperluas edukasi, dan menjadi garda terdepan melindungi generasi muda dari
bahaya narkoba.
Reporter Lapangan: Satria Raden Wijaya
(Sumber: Tim Humas DPP PANI)







