Biak, Wartadetik.com. 17.10.26.
Event Tahunan FBBM telah dibuka 17-21Oktober 2026 – dengan penampilan siswa-siswi yang dalam petikan dawai jukulele berjumlah 2026 buah. Dengan semangat budaya yang kental event ini menambah pengetahuan dan wawasan serta spirit akan kelestarian budaya biak Melanesia untuk Indonesia di ufuk timur tanah Papua.

Dengan dihadiri oleh Para pejabat pusat sampai daerah serta tamu undangan Duta Besar kerajaan Belanda dan Duta Besar Republik Seisel serta berbagai turis manca negara menunjukkan bahwa biak mampu untuk mengadakan event internasional.

Sambutan awal Pembuka oleh Wabup Biak Numfor Jimmy C .R. Kapissa, S.H, Penyelenggaran Festival Budaya Biak Melanesia tahun ini
Mengusung tema Elok Alamku, Pesona Budayaku memberi makna yang bersifat inklusif Pencintaan nilai baru dan berkelanjutan Dengan memastikan bahwa alam kita perlu restoratif
dan menghidupi kita dengan daya dukung dan daya lenting yang baik serta secara fungsional mampu menghadirkan hilirisasi usaha mikro kecil dan menengah.

serta revitalisasi kebudayaan baik, pesona yang mampu menjadi salah satu sumber atau instrumen kesejahteraan dimana semua aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya serta aktivitas lainnya bisa dikemas dalam konsep atau mata rantai yang menarik dan menguntungkan secara ekonomi.
sekaligus menjadi tujuan pelaksanaan Festival Budaya Biak Melanesia tahun ini
yaitu memperkuat diplomasi budaya,
memantapkan kerjasama, dan menggerakkan ekonomi kawasan
serta menjadikan Biak sebagai jembatan dan rumah baru bagi kepentingan antara kawasan dan rumpun Melanesia, baik dalam negara kesatuan Republik Indonesia serta di kawasan Pasifik.
Festival Budaya Biak Melanesia mampu menghadirkan indikator kunci
yang ditandai oleh kuantitas dan cakupan peserta keterlibatan rumpun Melanesia melalui keikusertaan aktif partisipan dari komunitas budaya
dari wilayah tanah Papua, Nusa Tenggara, Maluku dan Maluku Utara juga Nusa Tenggara Barat dan Timur.
Partisipasi wisatawan asing dan perwakilan negara sahabat
dari sembilan negara kategori ragam pertunjukan budaya
penguatan ekonomi kreatif
dan literasi budaya
pelaksanaan high level meeting,forum dialog tingkat tinggi
dan diplomasi budaya ekonomi
untuk mempromosikan posisi strategis biak sebagai poros maritim pasifik.
Berbagai atraksi tari budaya, musik tradisional, kuliner, apen bayeren-jalan diatas batu api senantiasa memberikan hiburan tersendiri bagi setiap pengunjung luar negeri maupun domestik.
Event ini dibuka oleh wakil gubernur mewakili gubernur Papua serta bersama tamu undangan bertempat di lapangan cenderawasih biak. Diperkirakan yang pengunjung sekitar 2 sampai 5 ribu orang yang ikut menyaksikan pembukaan FBBM 2026.
BR Korwa







