MAKASSAR – Wartadetikmcom – Di tengah upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, lahir sebuah gagasan yang mengedepankan semangat gotong royong dan pemberdayaan masyarakat. Melalui Koperasi Sajadah Merah Putih, komunitas janda dan duda dipersatukan dalam sebuah ekosistem bisnis produktif yang bertujuan menciptakan lapangan kerja sekaligus memperkuat sektor UMKM di Kota Makassar.

Penggagas program tersebut, H. Hasbullah Iskandar atau yang akrab disapa Bang Hary JJ, mengatakan bahwa Koperasi Sajadah Merah Putih bukan sekadar lembaga simpan pinjam, tetapi merupakan wadah pemberdayaan masyarakat yang dibangun untuk melahirkan pelaku-pelaku usaha baru.
Program unggulan yang dikembangkan adalah Bisnis Bakso Sajadah, sebuah model usaha yang mengintegrasikan proses bisnis dari hulu hingga hilir.

Pada sektor hulu, anggota komunitas didorong mengembangkan usaha penyediaan bahan baku, mulai dari peternakan ayam broiler, peternakan sapi, hingga sektor pendukung lainnya. Sementara di sektor hilir, para janda menjadi mitra pemasaran yang memanfaatkan sistem penjualan berbasis aplikasi digital sehingga produk dapat menjangkau konsumen secara lebih luas.

Menurut Bang Hary JJ, konsep tersebut sengaja dirancang agar seluruh anggota saling bergantung dalam rantai usaha yang sehat. Dengan demikian, keuntungan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh satu pihak, tetapi dapat dirasakan oleh seluruh anggota koperasi.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat, seluruh pelaku usaha yang bergabung akan menjadi anggota Koperasi Sajadah Merah Putih. Melalui koperasi ini, anggota akan memperoleh pembinaan, pendampingan usaha, serta peluang memperoleh akses permodalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Ke depan, Koperasi Sajadah Merah Putih menargetkan terbentuknya jaringan stokis Bakso Sajadah di setiap kelurahan di Kota Makassar. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas distribusi produk sekaligus membuka ribuan peluang usaha baru di tingkat kelurahan.

Pada tahap awal, program ini menargetkan merekrut sekitar 4.500 janda untuk menjadi bagian dari jaringan usaha yang dibangun bersama.
Bang Hary JJ optimistis, apabila seluruh potensi masyarakat dapat disinergikan melalui koperasi, maka UMKM Kota Makassar akan berkembang lebih pesat. Perputaran ekonomi masyarakat meningkat, kesempatan kerja bertambah, dan kesejahteraan warga ikut terangkat.

Ia juga menilai, meningkatnya aktivitas ekonomi akan memberikan dampak sosial yang positif. Semakin banyak masyarakat yang memiliki usaha produktif, maka angka pengangguran berpotensi menurun dan berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat dapat diminimalkan.

Untuk merealisasikan program tersebut, Bang Hary JJ mengaku telah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk kalangan perbankan dan mitra usaha, guna membangun ekosistem pembiayaan yang mampu mendukung pertumbuhan usaha anggota koperasi.
Mengusung slogan “Bersama Membangun Ekonomi, Bersatu untuk Kesejahteraan,” Koperasi Sajadah Merah Putih juga menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah dalam memperkuat gerakan koperasi dan UMKM. Koperasi ini diharapkan dapat menjadi mitra strategis yang bersinergi dengan program Koperasi Kelurahan Merah Putih, sehingga manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.

Bagi Bang Hary JJ, keberhasilan sebuah koperasi bukan hanya diukur dari besarnya aset atau omzet, melainkan dari seberapa banyak masyarakat yang berhasil diberdayakan, memperoleh pekerjaan, dan memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidupnya. Dengan semangat kebersamaan, Koperasi Sajadah Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Makassar.

 

Sumber : Bang Hari JJ

Penulis : Kanda Ali

Editor : Tim Redaksi