KAUR, BENGKULU — wartadetik.com – Dedikasi dalam membantu masyarakat yang menghadapi berbagai persoalan sosial mendapat apresiasi dari Camat Kinal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Janhar Sudianto, S.Sos. Ia menilai, kinerja Aprin Taskan Yanto, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan dan pendampingan sosial.
Apresiasi tersebut disampaikan pada Kamis (15/10/2026). Menurut Janhar, upaya Aprin dalam membantu masyarakat tidak hanya terbatas pada pendataan maupun pengurusan administrasi, tetapi juga mencakup pendampingan langsung untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga, terutama masyarakat kurang mampu.
Bahkan, Janhar menilai pola pelayanan yang dijalankan Aprin memiliki nilai lebih dan layak disebut sebagai inovasi nasional dalam pelayanan sosial, karena menyentuh berbagai kebutuhan masyarakat secara langsung dan berkelanjutan.
“Kami dari Pemerintah Kecamatan Kinal sangat mengapresiasi kinerja Bapak Aprin Taskan Yanto. Beliau memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat yang mengalami permasalahan sosial. Tidak hanya di Kecamatan Kinal, tetapi juga dalam lingkup Kabupaten Kaur, beliau terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Janhar.
Perjuangkan Akses Bantuan bagi Masyarakat Kurang Mampu
Janhar mengungkapkan, salah satu bentuk kepedulian Aprin yang dirasakan manfaatnya ialah upaya membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses terhadap program bedah rumah.
Menurutnya, Aprin dinilai gigih mencari terobosan dan berkoordinasi agar warga yang membutuhkan dapat memperoleh kesempatan mengakses bantuan tersebut. Langkah ini dinilai turut mendukung tugas pemerintah kecamatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Selain persoalan tempat tinggal, perhatian juga diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang mengalami sakit dan membutuhkan penanganan medis.
Aprin disebut membantu proses pengurusan BPJS Kesehatan bagi warga yang belum memiliki jaminan kesehatan. Di samping itu, ia juga berupaya mencari dukungan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat selama menjalani perawatan di rumah sakit.
“Bagi kami, ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti. Masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan, baik karena kondisi ekonomi maupun persoalan kesehatan, membutuhkan pendampingan agar dapat memperoleh pelayanan yang diperlukan,” jelas Janhar.
Pendampingan ODGJ Jadi Perhatian Khusus
Hal lain yang mendapat sorotan dari Camat Kinal adalah kepedulian Aprin terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Menurut Janhar, pendampingan yang dilakukan menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan pasien, mulai dari proses persiapan pengobatan hingga pemantauan setelah pasien kembali ke lingkungan keluarga.
Pendampingan tersebut, berdasarkan keterangan Janhar, mencakup membantu mempersiapkan administrasi pengobatan, mengantarkan pasien ke rumah sakit jiwa (RSJ), serta menjemput pasien setelah selesai menjalani perawatan.
Tidak berhenti sampai di situ, Aprin juga disebut memberikan perhatian terhadap keteraturan pasien dalam mengonsumsi obat, termasuk memastikan jadwal minum obat pada pagi dan sore hari tetap diperhatikan.
“Perhatian beliau kepada masyarakat yang mengalami gangguan jiwa ini luar biasa. Beliau membantu mulai dari administrasi pengobatan, mengantarkan ke rumah sakit jiwa, menjemput ketika sudah selesai menjalani perawatan, hingga memastikan pasien tetap minum obat secara teratur,” ungkap Janhar.
Ia menilai, pendampingan berkelanjutan seperti itu merupakan bagian penting dari pelayanan sosial, mengingat pasien yang kembali ke lingkungan masyarakat tetap membutuhkan perhatian, dukungan keluarga, dan koordinasi dengan pihak terkait.
Menurut Janhar, kepedulian tersebut menjadi salah satu alasan dirinya memberikan penilaian bahwa kinerja Aprin memiliki karakter pelayanan yang patut dijadikan perhatian dan inspirasi bagi peningkatan layanan sosial.
“Kalau melihat keseluruhan upaya yang dilakukan, menurut kami ini bukan sekadar pelayanan administratif. Ada kepedulian dan pendampingan yang terus dilakukan untuk membantu masyarakat. Karena itu, kami menilai kinerja beliau layak disebut sebagai inovasi nasional dalam pelayanan sosial,” tegasnya.
Perkuat Sinergi untuk Menangani Persoalan Sosial
Di sisi lain, Janhar juga mengapresiasi kemampuan Aprin dalam menjalin komunikasi dan membangun kerja sama dengan berbagai pihak, baik unsur pemerintah kabupaten maupun pihak swasta.
Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar persoalan sosial yang dihadapi masyarakat dapat ditangani secara lebih terarah. Berbagai kebutuhan warga sering kali memerlukan koordinasi dan dukungan dari sejumlah pihak sehingga penyelesaiannya tidak dapat dibebankan kepada satu unsur saja.
Dengan komunikasi yang baik dan kerja sama yang berkelanjutan, Janhar berharap semakin banyak persoalan sosial di Kabupaten Kaur yang dapat dicarikan jalan keluar, terutama yang berkaitan dengan masyarakat miskin, warga yang membutuhkan layanan kesehatan, serta kelompok rentan yang memerlukan pendampingan khusus.
“Kami berterima kasih kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Bapak Aprin Taskan Yanto atas kepedulian serta kontribusinya dalam membantu masyarakat. Harapan kami, upaya seperti ini terus berlanjut dan kerja sama dengan berbagai pihak semakin diperkuat demi kepentingan masyarakat,” tutup Janhar.
Apresiasi Pemerintah Kecamatan Kinal tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan sosial tidak hanya berkaitan dengan penyaluran bantuan, tetapi juga membutuhkan kepedulian, koordinasi, dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Redaksi







