WARTADETIK.COM.SUMENEP – Kebakaran lahan bambu milik warga terjadi di Desa Sendir, Kecamatan Lenteng, Sumenep, Selasa (3/11/2026).
Api diduga berasal dari pembakaran sampah yang tidak terkendali. Kobaran kemudian meluas akibat angin kencang.
Mendapat laporan, Yonif TP 931/Ksatria Jokotole langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.
Personel bergerak cepat untuk menjinakkan api yang mengancam area sekitar dan berjarak 45 meter dari permukiman.
Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Letkol Inf Aditya Danang Putranto mengatakan pentingnya respons cepat.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel dan mobil damkar untuk membantu pemadaman.” kata Letkol Inf Aditya Danang Putranto dalam siaran persnya.
Mobil pemadam Yonif TP 931 tiba di lokasi sekitar pukul 09.49 WIB. Petugas langsung melakukan penanganan.
Namun, kondisi daun bambu yang kering dan terpaan angin membuat kobaran api cepat meluas.
Dua unit mobil Damkar Kabupaten Sumenep kemudian datang sekitar pukul 10.00 WIB untuk memperkuat pemadaman.
Kolaborasi personel TNI dan petugas damkar akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran setelah berjibaku selama empat jam.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami berupaya mencegah api menjalar ke permukiman warga.” ujarnya.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 13.53 WIB. Situasi di sekitar lokasi dinyatakan aman terkendali.
Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat laporan kerugian personel maupun materiil berdasarkan laporan satuan.
Danyonif Letkol Inf Aditya Danang Putranto juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah.
“Kami mengimbau warga tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi lingkungan kering dan berangin.” tutup Letkol Inf Aditya Danang Putranto.
Selain pemadaman, personel Yonif TP 931 melalui Dankima dan Provos turut mengimbau warga menjauhi lokasi.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran proses pemadaman.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pembakaran sampah yang tidak diawasi dapat memicu kebakaran besar.







