WARTADETIK.COM.SUMENEP – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan ditunjukkan prajurit Yonif TP 931/KJ melalui aksi karya bakti di Kabupaten Sumenep, Jumat (30/10/2026). Sungai Pabian dan Jalan Raya Batuan menjadi sasaran pembersihan.

Sebanyak 40 personel TNI diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Mereka bergotong royong bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Aksi karya bakti ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Gerakan tersebut menjadi momentum memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dua kawasan strategis menjadi fokus kegiatan. Pembersihan pertama menyasar aliran Sungai Pabian, mulai dari depan Kantor PLN hingga kawasan depan Polresta Sumenep.

Sementara itu, sasaran kedua berada di sepanjang Jalan Raya Batuan. Personel gabungan melakukan pembersihan dari kawasan kampus UNIBA ke arah barat hingga Kantor Kecamatan Batuan.

Komandan Yonif TP 931/KJ, Letkol Inf Aditya Danang Putranto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami ingin kehadiran prajurit benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan,” kata Letkol Inf Aditya Danang Putranto.

Sebelum bergerak ke lokasi sasaran, seluruh personel mengikuti apel pagi sekitar pukul 07.15 WIB di kawasan pertigaan kampus UNIBA, Jalan Raya Batuan. Usai apel, masing-masing unsur langsung melaksanakan tugas pembersihan.

Keterlibatan lintas instansi dalam kegiatan ini memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menciptakan kawasan yang lebih tertata.

Danyonif TP 931/KJ juga mengingatkan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan kerja bakti. Menurutnya, kesadaran masyarakat harus terus tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan kawasan sungai dan jalan. Lingkungan yang bersih tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan sesaat, tetapi membutuhkan kepedulian dan kebiasaan bersama,” ujarnya.

Lebih dari sekadar membersihkan lingkungan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang mempererat hubungan antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Sinergi semacam ini dinilai penting untuk memperkuat kepedulian sosial.

Letkol Inf Aditya Danang Putranto menilai, kerja sama antarelemen masyarakat menjadi modal penting dalam menyukseskan berbagai kegiatan yang menyentuh kepentingan publik. Karena itu, kolaborasi lintas sektor perlu terus dipelihara.

“Sinergi seperti ini harus terus dibangun. Ketika TNI, pemerintah, dan masyarakat bergerak bersama, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ungkap Letkol Inf Aditya Danang Putranto.

Seluruh rangkaian karya bakti berakhir sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan melibatkan personel Yonif TP 931/KJ, unsur pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

Danyonif TP 931/KJ menegaskan, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan harus menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara konsisten. Semangat gotong royong diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan karya bakti berakhir.

“Karya bakti ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, melainkan membangun kesadaran bersama. Kami ingin semangat gotong royong terus tumbuh dan menjadi budaya masyarakat,” pungkas Letkol Inf Aditya Danang Putranto.

Melalui aksi tersebut, Yonif TP 931/KJ menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung Gerakan Indonesia ASRI. Upaya ini diharapkan membawa dampak positif bagi kebersihan lingkungan di Kabupaten Sumenep.