NASIONAL

Ratusan Massa Unjuk Rasa di PT PIM

Wartadetik.com, Aceh Utara – Forum Pemuda Dewantara (FORPEMDA) dan elemen sipil Pase melakukan aksi unjuk rasa di depan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

Aksi yang berlangsung pada Senin (7/10) sekitar pukul 09.00 WIB itu berlangsung di depan Pintu Utama PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) dan juga diikuti oleh Himpunan Mahasiswa Dewantara (HIMADA) serta pihak lainnya.

“Dalam aksi ini kita meminta kepada PT PIM agar menghibahkan limbah besi tua (scrap) eks-PT Asean Aceh Fertilizer (AAF) kepada FORPEMDA sebesar 25 persen dari hasil penjualan,” kata Penanggungjawab Aksi, T Saifuddin.

Saifuddin menambahkan, Selain itu juga meminta supaya diberikan dokumen konkrit perencanaan revitaslisasi lahan eks PT Asian tersebut. Meminta PT PIM memperioritaskan masyarakat lingkungan 15 desa di Kecamatan Dewantara pada setiap proses penerimaan tenaga kerja dan segala aktifitas yang berkaitan dengan perusahaan tersebut.

“Kami juga nmeminta untuk dilibatkan Ketua Karang Taruna dilingkungan (Dewantara) dalam perencanaan, pembahasan, pengelolaan, dan pengalokasian dana CSR PT PIM.

Selain itu mereka juga meminta agar diberikan kompensasi kepada masyarakat Kecamatan Dewantara akibat limbah cair berdirinya PT PIM dan PT AFF yang sangat berimbas kepada kesehatan,” ungkapnya.

Maka dalam hal ini, sambung Saifuddin perusahaan harus mempertimbangkan perihal ini serta mempertanggungjawabkan karena dalam UU nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup memuat asas street liability (Tanggungjawab Mutlak),” ungkapnya.

“Sebelum poin petisi tersebut direalisasikan, maka segala aktifitas yang terlibat mengenai limbah besi tua (scrap) eks-PT Asean Aceh Fertilizer (AAF) harus dihentikan,” pungkasnya.