NASIONAL

Polisi Bongkar Kasus Galian C Ilegal di Bireuen

Wartadetik.com, Bireuen –  Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Bireuen mengamankan satu unit alat berat Excavator beserta seorang pelaku berinisial MS (52) diduga melakukan aktivitas galian C illegal di sungai Peudada, Gampong Lawang, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

“Jadi bermula dari informasi warga, bahwa dikawasan itu ada aktivitas penambangan pasir dan batu di sungai tersebut,” kata Kapolres Bireuen Gugun Hardi Gunawan melalui Kasat Reskrim Iptu Rezky Kholidiansyah, Selasa (10/9)

Sambungnya lagi, penangkapan dilakukan pada Sabtu (31/8). Saat itu petugas mendatangi lokasi dan mendapatisatu unit exavator sedang melakukan aktifitas mengambil pasir dan batu. Setelah dilakukan introgasi kegiatan itu tidak memiliki izin usaha pertambangan operasi produksi.

 “Tindakan ini kita lakukan karena terkait dengan alam, sehingga jika galian C dilakukan akan merusak dan mengakibatkan bencana alam,” ungkapnya.

Sementara itu, sambung Kasat, untuk penjualan material hasil galian C itu apakah dijual kepada masyarakat atau proyek masih dalam proses pengembangan. Sementara dari tangan pelaku berhasil di amankan alat berat excavator merek HITACHI warna orange tipe EX 200 dan satu unit mobil Mitsubishi Dump Truck warna kuning BK 8264 BK, buku catatan.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terncam melanggar pasal 158 dari Undang-Undang RI Nomor 4 tahun 2009, tentang pertambangan mineral dan batubara dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun, dan denda paling banyak Rp10 miliar,” pungkasnya. (AA)