NASIONAL

Pemerintah Aceh Diminta Serius Bantu Pendidikan Dayah

Wartadetik, Aceh Timur  – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Acheh Future meminta Pemerintah Aceh agar serius membantu pendidikan agama di daerah setempat.

Hal itu diutarakan, karena mengingat anggaran untuk sarana Pendidikan Agama di Aceh sangat minim, baik itu dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), APBA dan APBK.

Ketua LSM Acheh Future, Razali Yusuf mengatakan, ketika pihaknya mengunjungi sejumlah dayah di Provinsi Aceh. Terlihat fasilitas dayah berupa Bilik, Balai dan Air serta sejumlah fasilitas lainnya yang tidak memadai.

“Seharusnya, Pemerintah Aceh harus mengutamakan kepentingan agama sesuai dengan lebel bersyariat,” katanya, Minggu (27/10).

Razali menambahkan, Pemerintah Aceh baik itu kabupaten dan kota supaya membentuk tim untuk meninjau ke setiap dayah. Hal itu bertujuan guna mencatat semua persoalan yang ada sehingga memperoleh solusi yang baik dalam penyelesaian.

“Untuk apa juga dibentuk Dinas Pendidikan Dayah bila dana program tidak di Pos kan ke intansi tersebut. Nah, meskipun ada namun anggarannya sangat sedikit,” ujarnya.

Lanjutnya, Pemerintah juga harus menjalankan Program Peutuso Droe untuk anak bangsa, juga berdayakan ekonomi guru agama di dayah yang mengajar siang malam tanpa mengharapkan imbalan dalam mendidik akhlak dan moral anak bangsa.

“Kita nilai, selama ini Pemerintah terkesan alergi pada Pendidikan Agama. Buktinya, masih banyak didapati kekurangan di dayah yang diduga tidak ada respon serius dari Pemerintah,” katanya.

Razali juga menyebutkan, kebutuhan santri juga tidak ada kepedulian serius dari Pemerintah. Padahal santri merupakan salah satu asset Pemerintah yang tak ternilai.

“Saya sangat kecewa dengan pemimpin saat ini. Karena setiap keluhan yang disampaikan oleh pimpinannya pemerintah tidak bijak dalam menyikapinya,” pungkasnya.