NASIONAL TIPS

Mengenal Penyebab Vape Tongue dan Cara Mengatasinya

Mengenal Gejala Vape Tongue?

Vape tongue adalah suatu keadaan di mana rasa pada lidah dan penciuman tidak sensitif terhadap rasa. Biasanya hanya satu rasa saja, namun tidak menutup kemungkinan bahwa kamu juga mungkin tidak dapat merasakan apapun yang kamu makan mulai dari buah-buahan, makanan, minuman sampai vape.

Biasanya rasa seperti ini sering ditemukan pengguna vapor setelah bangun dari tidur atau juga setelah menghisap rokok, maka akan terasa saat tarikan pertama agak pahit atau hilang rasa dari rasa yang sebenarnya, artinya kita tidak dapat merasakan apapun, tarikan kedua dan tambahan eJuice juga tidak membantu, terus kita coba mengganti coil, wicking, namun sama saja, kamu tidak dapat merasakan Ejuice favorit kamu sama sekali. Hal ini sudah banyak yang pernah terjadi dan mengalaminya?

Jadi itulah vape tongue, maka kamu sedang mengalami vape tongue. Tapi tidak usah panik, biasanya vape tongue hanya bertahan beberapa hari dan semuanya akan kembali normal.

Namun sebelum membahas tentang penyebab vape tongue dan juga cara mengatasinya, terlebih dulu kita harus mengerti bahwa rasa adalah gabungan antara lidah dan penciuman. Kebanyakan ahli mengatakan bahwa sebuah rasa dibentuk dari 70-80% penciuman, dan sisanya oleh lidah. Walaupun temuan ini juga dibantah oleh beberapa penelitian lain. Untuk mudahnya mari kita anggap bahwa sebuah rasa dibentuk dari 50% penciuman dan 50% lidah. Jika salah satu tidak berfungsi dengan baik maka kamu sudah akan kehilangan 50% rasa. Itu mengapa ketika kamu flu, nafsu makan cukup turun dan makanan terasa tidak enak.

Penyebab vape tongue?

Belum ada penelitian pasti mengenai penyebabnya, namun kebanyakan ahli sudah menyimpulkannya kepada beberapa penyebab

  1. Vaping rasa yang sama terlalu lama

Secara psikologis, terlalu sering mengonsumsi hal yang sama akan menurunkan sensasinya. Lidah dan hidung masih merasakannya namun otak kamu tidak lagi mendapatkan stimulus yang sama seperti pertama kali kamu mencobanya. Ini juga dikenal sebagai law of diminishing return, ketika kamu haus, gelas air pertama akan terasa sangat enak, namun setelah 2 gelas, air akan mulai terasa biasa saja.

  1. Penciuman atau lidah kamu sedang bermasalah

Ini meliputi dehidrasi, mulut/hidung kering, flu, hidung tersumbat, radang, makan sesuatu yang terlalu asam/pedas, infeksi dan segala sesuatu yang menyebabkan hidung dan lidah kamu tidak berfungsi dengan normal.

  1. Merokok

Merokok merusak daya penciuman dan juga kemampuan merasakan rasa. Kebanyakan perokok mengalami masalah ini dan jika memutuskan untuk berhenti merokok biasanya mereka akan bertambah berat badan. Karena mereka mulai dapat merasakan makanan dan minuman lebih baik lagi.

  1. Stres

Stres membuat banyak fungsi tubuh tidak bekerja sebagaimana mestinya, ini meliputi kemampuan kamu mencium dan merasakan sebuah rasa.

  1. Liquid yang sudah hampir expire/rusak

Seiring liquid mendekati tanggal kadaluwarsa, maka kekuatan rasanya akan semakin turun. Ini diakibatkan komponen eliquid yang sudah mulai mengalami degradasi. Biasanya ditandai dengan liquid yang berubah warna menjadi coklat pekat. Catatan: Liquid yang bertambah coklat secara normal masih bisa dinikmati dan mungkin tidak mengalami penurunan rasa signifikan. Yang saya bicarakan di sini adalah liquid yang sudah terlampau coklat pekat karena sudah lama atau penyimpanan yang tidak benar.

Bagimana cara menyembuhkan vape tongue?

Saya sendiri sering mengalami vape tongue dari waktu ke waktu, dan menghabiskan waktu mencoba berbagai cara. Beberapa berhasil, beberapa tidak sama sekali. Berikut pengalaman saya untuk menghilangkan vape tongue dengan berbagai cara yang ada.

  1. Mengganti Eliquid

Membantu, tapi tidak signifikan. Jika sudah benar-benar tidak ada rasa, biasanya saya membeli liquid mint fruity yang murah. Rasanya masih tidak sepekat normal namun jauh lebih baik daripada liquid yang sedang saya pakai sebelumnya. Namun setelah setengah botol biasanya rasanya akan kembali hilang.

  1. Minum air yang banyak

Ini tergantung dari penyebab vape tongue kamu. Jika penyebabnya adalah kurang air, sehingga dehidrasi dan kering maka minum air mungkin akan membantu. Tapi jika penyebabnya adalah flu, maka minum air tidak akan membantu banyak. Terlepas dari itu, minum air yang cukup akan membuat kamu sehat :).

  1. Mencium sesuatu yang sangat kuat (kopi)

Manjur untuk beberapa menit saja. Mencium sesuatu yang kuat dapat me-reset hidung kita, dan setelahnya vaping terasa lebih kuat untuk beberapa menit sampai akhirnya hilang lagi tidak ada rasa. Kopi atau sesuatu lain yang kuat akan membantu ketika mencoba liquid baru (testing) namun tidak menghilangkan vape tongue

  1. Mengkonsumsi lemon

Tidak membantu. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah. Lemon yang sangat asam malah berpotensi untuk membuat taste bud lidah kamu menjadi kelu.

  1. Menggunakan Mouthwash & pembersih lidah

Secara teori membantu, namun ini adalah bagian rutin dari menjaga kesehatan mulut. Terlepas dari vape tongue atau tidak, inilah yang memang seharusnya kamu lakukan tiap hari. Secara pribadi ini cukup membantu namun setelah 2-3 hari rutin menggunakan mouthwash.

Cara paling ampuh mengatasi vape tongue

Berbagai cara di atas hanya dapat membantu sedikit saja. Bagi saya pribadi hanya ada tiga cara yang sudah saya buktikan sendiri berhasil.

  • Berhenti merokok. Rokok benar-benar membuat vape terasa hambar, setelah 3 hari merokok, sebanyak 1-3 batang sehari tiba-tiba saya mengalami lidah vape. Saya pikir ini kebetulan, lalu saya membuat percobaan 3x selama 5 bulan dan hasilnya sama. Banyak merokok = lidah vape. Tidak merokok = merasa kembali setelah 3-5 hari.
  • Tunggu dengan sabar. Sistem bau dan rasa kami adalah sistem yang luar biasa. Mereka akan kembali normal dalam 3-5 hari. Obat-obatan kadang membantu, tetapi cara terbaik adalah memberi sistem mencicipi waktu yang cukup untuk pulih. Biasanya saya juga mengurangi asupan vape saya selama minggu ‘puasa’ ini.
  • Alihkan pikiran Anda dari vape. Vape bukanlah pusat kehidupan kita. Saya tahu perasaan itu akan sangat membuat frustrasi ketika mengalami lidah vape, bahkan berhari-hari pun bisa terasa menjengkelkan. Sibuklah dengan hal-hal lain, dan setelah 3-5 hari puasa, cobalah kembali ke vape saat bersantai di akhir pekan, Anda akan dikejutkan oleh perasaan kembali kental.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *