DAERAH

Mahasiswa Demo DPRK Lhokseumawe

Wartadetik.com, Lhokseumawe – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lhokseumawe-Aceh Utara melakukan aksi demo di depan Gedung DPRK Lhokseumawe. Aksi itu dilakukan bertepatan dengan hari pelantikan 25 anggota dewan baru perioden 2019-2024, Selasa (10/9).

Koordinator Lapangan, Muhammad Fadli mengatakan, hingga kini Kota Lhokseumawe masih diapit oleh koorporasi-koorporasi raksasa, namun masyarakatnya masih hidup di bawah garis kemiskinan, karena pemimpin tidak memperdulikan mereka kaum proletariat yang termajinalkan.

Mulai dari permasalahan ketimpangan hukum , sosial, ekonomi dan lain sebagainya. Sehingga Lhokseumawe seperti Kota mati tanpa hadirnya seorang pemimpin,” katanya saat melakukan aksi di depan Dewan baru. Selain itu tegakkan syariat islam di Kota Lhokseumawe yang terkenal dengan islaminya.

“Kami juga mendesak kejelasan KEK Arun, juga perusahaan tersebut harus memperioritaskan pekerja dari putra dan putri daerah. Kita juga meminta DPRK Lhokseumawe untuk memperkuat dan mempertegas pengawasan terhadap Pemkot Lhokseumawe, memperhatikan pemerataan pupuk subsidi di kota ini,” ujarnya.

Dalam hal ini pihaknya juga meminta DPRK Lhokseumawe mencari solusi konkrit untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Lhokseumawe, tuntaskan kelangkaan gas di kota yang terkenal dengan sumber daya energinya. DPRK harus mendesak pemkot agar menciptakan tata kelola kota sesuai dengan qanun kota Lhokseumawe nomor 1 tahun 2014.

“Kita minta DPRK Lhokseumawe yang bebaskan Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN) dan terakhir dana Otonomi Khusus Lhokseumawe harus dikelola dengan tranparans,” imbuhnya. (AA)