NASIONAL

Kapolri Menghimbau Istilah Cebong dan Kampret Disetop

WartaDetik.com – Fenomena yang terjadi sejak Jokowi bertarung dengan Ketua Umum Partai Gerindra  dalam pilpres 2019. Sebutan kecebong, kampret masih saja terdengar diberbagai pelosok. Kapankah kata itu akan berakhir?

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengimbau seluruh masyarakat Indonesia agar menghentikan penggunaan istilah cebong’ dan kampret. Dua istilah ini marak digunakan dan menjadi polarisasi di Pilpres 2019.

Dia berharap, maraknya polarisasi di hampir 9 bulan masa kampanye hingga penetapan presiden dan wakil presiden terpilih, bisa segera diakhiri. Hal ini untuk merekatkan ikatan sebagai sesama warga negara.

“Ada istilah cebong lah, Kampret lah. Ditambah kita juga melihat maraknya hoax yang luar biasa. Maka saya imbau bahwa sekarang tidak ada lagi Cebong atau Kampret, sekarang adanya bangsa Indonesia,” ujar Tito di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu 7 Juli 2019.

Tito menambahkan bahwa dirinya mengakui masa kampanye dan pilpres yang berlangsung hingga hampir 9 bulan lamanya telah menguras tenaga yang cukup besar. Apalagi, berbagai intrik di masyarakat akibat maraknya penyebaran hoax pun, turut ikut memperkeruh panasnya dinamika politik Pilpres 2019. viva.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *