NASIONAL

59 Ton Bawang dan Rokok Ilegal Dimusnahkan

Barang bukti bawang merah illegal dan karung rokok ilegal dimusnahkan Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea, Lhokseumawe, Kamis (12/9)

Wartadetik.com, Lhokseumawe– Sebanyak 6.568 karung atau 59 ton bawang merah illegal dan 359.852 batang atau 26 karung rokok ilegal dimusnahkan Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan  Cukai tipe Madya Pabean  C Lhokseumawe, Kamis (12/9).

Pemusnahan yang dilakukan di kawasan Komplek Pelabuhan Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, dengan cara di timbun ke lobang tanah yang sudah di gali kemudian di bakar.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Safuadi mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil sitaan sejak awal tahun 2019 hingga September 2019. Adapun barang bukti tersebut yakni bawang merah sebanyak 4.232 karung atau sekitar 38 ton yang diamankan dari Kapal Motor Chantika GT 53 nomor 972/QQb berbendera Indonesia.

“Lalu, dari Kapal Motor Alif GT 25 nomor 385/QQm berbendera Indonesia berupa bawang merah sebanyak 2.336 karaung atau sekitar 21 ton,” katanya.

Tambahnya lagi, barang bukti rokok illegal yang dimusnahkan yakni sebanyak 359.852 batang atau 26 karung. Adapun kerugian yang ditimbulkan atas impor bawang merah illegal serta rokok tersebut yakni  materil berupa potensi penerimaan Negara yang tidak tertagih dari bea masuk, pajak dalam rangka impor dan cukai yaitu sebesar Rp797.293.831.

“Sedangkan kerugian immaterial yang ditimbulkan apabila bawang merah impor illegal yang tidak melalui proses tindakan karantina ini beredar adalah dapat membahayakan kesehatan konsumen dapat menyebarkan virus atau bibit penyakit atau dapat menganggu kelangsungan produksi oleh petani bawang merah di dalam negeri,” pungkasnya.